INGATLAH.COM – Pondok Pesantren Modern (PPM) Diniyyah Pasia kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani melalui peringatan Milad ke-98.
Menariknya, kegiatan dirangkaikan dengan Diniyyah Pasia Islamic Competition (DPIC) IV. Kegiatan ini diikuti sekitar 850 siswa dari 45 sekolah se-Sumatera Barat.
Mengusung tema 98 Tahun Mengabdi Membangun Generasi Qurani, peringatan milad ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Diniyyah Pasia dalam dunia pendidikan Islam sekaligus memperkuat perannya dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.
Pemimpin PPM Diniyyah Pasia, Ustaz Drs. H. Nawazir Muchtar, Lc., menegaskan bahwa usia 98 tahun merupakan bukti panjangnya perjalanan pengabdian lembaga tersebut dalam mendidik generasi muda.
Menurutnya, komitmen membangun generasi Qurani harus terus dijaga dan diwujudkan melalui pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta pembentukan akhlak.
“Milad ke-98 ini bukan sekadar peringatan perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, dan bangsa,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.
Melalui kegiatan DPIC IV, para peserta diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga belajar menjunjung sportivitas, menghargai sesama, serta membangun kepercayaan diri dan semangat berkompetisi secara sehat.
DPIC IV menjadi salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-98 yang dirancang sebagai wadah pengembangan bakat dan prestasi pelajar. Kompetisi ini mempertemukan siswa dari berbagai sekolah untuk beradu kemampuan dalam bidang keilmuan, keislaman, olahraga, dan kreativitas.
Sejumlah cabang lomba dipertandingkan, di antaranya Cerdas Quran, Sains, Matematika, Tahfiz Al-Qur’an, Azan, Tilawah Al-Qur’an, Pidato, Kaligrafi, Pionering, dan Futsal.
Beragam cabang tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah kecerdasan intelektual, memperdalam pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, meningkatkan keterampilan keagamaan, serta mengembangkan kreativitas, sportivitas, dan jiwa kepemimpinan.
Antusiasme sekitar 850 siswa dari 45 sekolah se-Sumatera Barat menunjukkan besarnya minat pelajar terhadap kegiatan yang memadukan pendidikan, nilai-nilai Islam, dan pengembangan bakat. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, DPIC IV juga membuka ruang silaturahmi antarpelajar dan sekolah.
Interaksi selama kompetisi diharapkan mampu memperluas wawasan peserta, membangun persahabatan, serta mendorong terciptanya kolaborasi dalam memajukan pendidikan di Sumatera Barat.
Peringatan Milad ke-98 juga menjadi refleksi atas konsistensi Diniyyah Pasia dalam menjaga tradisi pendidikan Islam yang mengintegrasikan ilmu agama, ilmu pengetahuan, pembinaan akhlak, dan pengembangan potensi peserta didik.
Bagi Diniyyah Pasia, membangun generasi Qurani bukan hanya tentang membekali siswa dengan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan berpikir, serta kesiapan menghadapi perkembangan zaman.
Melalui peringatan Milad ke-98 dan pelaksanaan DPIC IV, PPM Diniyyah Pasia diharapkan terus memperkuat kontribusinya dalam dunia pendidikan.
Semangat pengabdian yang telah berlangsung selama hampir satu abad menjadi modal untuk terus berinovasi dan melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Sembilan puluh delapan tahun pengabdian bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pijakan untuk terus melangkah, menjaga nilai-nilai luhur pendidikan Islam, dan membangun generasi Qurani demi masa depan umat dan bangsa.





