PadangBeritaSumbar

Kualitas Udara Memburuk, Padang Kembali Terapkan PJJ hingga 17 Oktober

×

Kualitas Udara Memburuk, Padang Kembali Terapkan PJJ hingga 17 Oktober

Sebarkan artikel ini
Udara Pekanbaru Memburuk, Siswa Kembali Belajar dari Rumah Selama 2 Hari
Udara Pekanbaru Memburuk, Siswa Kembali Belajar dari Rumah Selama 2 Hari

INGATLAH.COM – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa TK/PAUD, SD, hingga SMP menyusul memburuknya kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/35/Dikbud-Pdg/X/2026 yang diterbitkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang.

Pelaksanaan PJJ dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 17 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar pada Rabu (14/10/2026) masih berlangsung di sekolah hingga pukul 12.00 WIB.

Selama kegiatan tersebut, seluruh tenaga pendidik dan siswa diwajibkan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap dampak paparan asap karhutla.

Baca Juga  Dishub Riau Petakan Daerah Rawan Kecelakaan Jelang Libur Nataru 2024-2025

“Proses pembelajaran jarak jauh dimulai dari Kamis 15 Oktober 2026. Kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan tetap masuk sekolah dan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari sekolah,” kata Yopi dalam keterangan surat edaran tersebut.

Sementara itu, siswa mengikuti kegiatan belajar dari rumah masing-masing dengan memanfaatkan platform digital yang disesuaikan dengan kebijakan setiap sekolah.

Disdikbud Kota Padang juga meminta para guru memastikan materi pembelajaran tetap tersampaikan secara proporsional.

Ia juga menyebut beban tugas yang diberikan kepada siswa harus disesuaikan agar tidak memberatkan selama pelaksanaan PJJ.

Baca Juga  Buaya Raksasa yang Sempat Hebohkan Warga Inhil Ditemukan Mati di Penangkaran

Selain itu, orang tua diminta memastikan anak-anak tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk.

Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, orang tua dan anak diimbau menggunakan masker medis untuk mengurangi risiko paparan partikel asap.

Penerapan PJJ ini menjadi langkah antisipasi pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap karhutla.