INGATLAH.COM Pemain muda Bali United FC, Tim Henri Victor Geypens, menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian pada awal BRI Super League 2026/2027.
Pemain bernomor punggung 22 yang akrab disapa Tim Geypens itu beberapa kali dimainkan di posisi berbeda dalam empat pertandingan yang telah dijalani Serdadu Tridatu.
Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Bali United, Johnny Jansen, dalam meracik komposisi tim.
Ia harus menyesuaikan kebutuhan taktik dengan ketersediaan pemain sekaligus melihat kemampuan anak asuhnya beradaptasi di berbagai posisi.
Salah satu keputusan Johnny adalah menurunkan Tim Geypens sebagai bek tengah saat Bali United menghadapi Persijap Jepara.
Keputusan tersebut diambil di tengah banyaknya pilihan pemain dalam skuad yang harus disesuaikan dengan kebutuhan tim.
Menurut Johnny, pergantian posisi dapat memengaruhi performa pemain karena setiap peran memiliki tanggung jawab dan tuntutan permainan yang berbeda.
“Ya, performanya memang belum stabil. Coba bayangkan, ketika Anda bermain sebagai bek kiri, tugasnya tentu berbeda dibandingkan ketika bermain sebagai gelandang di posisi yang berbeda,” kata Johnny Jansen.
Johnny menilai Tim Geypens memiliki potensi sebagai pemain muda yang mampu mengisi sejumlah posisi.
Selain sebagai bek kiri, pemain tersebut juga dapat dimainkan sebagai bek kanan maupun gelandang.
Fleksibilitas itu memberikan keuntungan bagi Bali United dalam menentukan strategi, terutama ketika tim membutuhkan perubahan komposisi pemain sesuai situasi pertandingan.
Meski demikian, Johnny memahami bahwa kemampuan bermain di berbagai posisi tidak serta-merta membuat seorang pemain langsung tampil konsisten.
Setiap posisi membutuhkan pemahaman taktik, penempatan posisi, serta tanggung jawab yang berbeda.
Karena itu, proses adaptasi menjadi bagian penting dalam perkembangan Tim Geypens bersama Bali United.
Johnny juga menegaskan bahwa skuadnya masih memiliki pemain lain yang mampu tampil baik.
Kondisi tersebut memberinya sejumlah alternatif untuk menentukan pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan pertandingan.
“Namun, kami tahu bahwa kami masih memiliki pemain lain di dalam tim yang tampil bagus dalam pertandingan hari ini. Pemain muda tersebut bisa bermain sebagai bek kiri, gelandang, maupun bek kanan. Dia juga bisa bermain di lini tengah. Ya, dia melakukan hal yang bagus,” tutur Johnny.
Di tengah proses penyesuaian komposisi pemain, Bali United mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan catatan tiga kemenangan dan satu kekalahan dari empat pertandingan.
Hasil tersebut menempatkan Serdadu Tridatu di peringkat ketiga klasemen sementara, di bawah Dewa United Banten FC.
Catatan positif itu menjadi modal bagi Johnny Jansen untuk terus mematangkan permainan tim, termasuk mencari komposisi terbaik bagi pemain yang memiliki kemampuan bermain di sejumlah posisi.
Bagi Tim Geypens, kesempatan tampil di berbagai peran juga menjadi peluang untuk meningkatkan pengalaman dan pemahaman taktik.
Namun, konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah agar ia dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Bali United sepanjang kompetisi musim ini.





