INGATLAH.COM – Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia (PPM Diniyyah Pasia) terus berupaya membuka wawasan santri mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan Tim Hello Beasiswa yang memberikan informasi dan wawasan tentang kesempatan melanjutkan studi ke sejumlah negara, khususnya Tiongkok, Turki, serta berbagai negara di Eropa.
Kegiatan ini diikuti oleh para santri dan santri wati kelas 6 KMI PPM Diniyyah Pasia yang antusias menyimak pemaparan mengenai peluang pendidikan internasional, pilihan perguruan tinggi, serta kesempatan membangun masa depan melalui pendidikan tinggi di luar negeri.
Kunjungan Tim Hello Beasiswa menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengenal lebih dekat berbagai jalur pendidikan internasional.
Melalui informasi yang disampaikan, santri diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, penguasaan bahasa, maupun kesiapan mental untuk menempuh pendidikan di lingkungan internasional.
Kepala Pengasuhan Santri PPM Diniyyah Pasia, Ustaz Maldison, M.Pd., yang juga merupakan wali kelas, menyampaikan bahwa peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri telah menjadi salah satu pilihan nyata bagi alumni Diniyyah Pasia.
“Pada tahun ini sebanyak 10 orang alumni PPM Diniyyah Pasia telah melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Tiongkok dan Taiwan,” katanya.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi santri yang masih menempuh pendidikan untuk berani merencanakan masa depan dan memanfaatkan kesempatan melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi.
Ustaz Maldison juga menyampaikan bahwa program pendidikan yang ditawarkan membuka peluang bagi alumni untuk memperoleh pengalaman akademik dan memperluas prospek karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Namun, peluang kerja setelah kelulusan tetap bergantung pada program studi, kualifikasi lulusan, serta ketentuan yang berlaku di negara tujuan.
Melalui kegiatan ini, PPM Diniyyah Pasia berharap semakin banyak santri yang memiliki orientasi pendidikan yang luas, tidak hanya melanjutkan studi di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan menimba ilmu di berbagai perguruan tinggi internasional.
“Kegiatan tersebut sejalan dengan cita-cita PPM Diniyyah Pasia untuk membentuk calon ulama, cendekiawan muslim, dan pemimpin masa depan yang memiliki wawasan luas, kompetensi keilmuan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Dengan hadirnya informasi mengenai peluang studi internasional, santri diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasi, mengembangkan kemampuan bahasa, dan mempersiapkan diri agar dapat mengambil bagian dalam kesempatan pendidikan yang tersedia.
“Pendidikan di luar negeri bukan semata-mata tentang meraih gelar akademik, melainkan juga kesempatan memperluas pengalaman, membangun jejaring, dan membawa pulang ilmu serta kompetensi yang bermanfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa,” pungkasnya.




![Jam gadang salah satu ikon utama kota Bukittinggi [Foto: Indonesia Travel]](https://www.ingatlah.com/wp-content/uploads/2024/12/jam-gadang-e1735528864178-350x220.webp)
