BeritaUtama

Banjir di Dadok Tunggul Hitam Padang, Ibu Hamil Dievakuasi Tim Gabungan

×

Banjir di Dadok Tunggul Hitam Padang, Ibu Hamil Dievakuasi Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang kembali beraksi, kali ini untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (21/11) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Al Banna melaporkan bahwa hujan dengan intensitas cukup lebat di wilayah tersebut memicu genangan air yang tinggi di kawasan Gang Babussalam 1, Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.

Dampak banjir paling mendesak adalah terjebaknya satu keluarga, di mana salah satu anggota keluarga berada dalam kondisi hamil dan memerlukan evakuasi segera ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga  Polres Siak Tangkap Pelaku Penganiayaan Warga 'Minang' dan Pembakaran Truk di Minas

“Hujan dengan intensitas cukup lebat menyebabkan terjadinya banjir di kawasan Gang Babussalam 1. Kami segera bertindak karena ada warga yang sedang hamil terjebak dan perlu tindakan evakuasi ke tempat yang lebih aman,” jelas Al Banna.

Ketinggian air di lokasi dilaporkan mencapai 1,20 meter, membuat area tersebut sulit diakses.

Evakuasi Berhasil dengan Sinergi Tim

Menanggapi laporan tersebut, BPBD Kota Padang segera menurunkan Tim TRC PB yang terdiri dari enam personel, di bawah komando Kepala Pelaksana (Kalaksa) dan Kabid Kedaruratan dan Logistik.

Baca Juga  Pasutri Ditangkap Bawa 20 Kilogram Sabu Ke Mall

Operasi penyelamatan ini juga dibantu penuh oleh tim dari Basarnas setempat.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi 1 KK (2 jiwa), termasuk ibu hamil tersebut. Proses evakuasi berjalan lancar dan cepat.

“Proses evakuasi telah dilaksanakan dan warga yang dievakuasi sudah bersama pihak keluarganya dalam kondisi aman,” tutup Al Banna.

Tim di lapangan yang terlibat dalam operasi ini meliputi BPBD Kota Padang, Basarnas, dan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar. (*)