Berita

Honda Hayati Ingatkan Bahaya Main HP saat Berkendara, Jangan Sampai Fokus Terpecah

×

Honda Hayati Ingatkan Bahaya Main HP saat Berkendara, Jangan Sampai Fokus Terpecah

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Cek notifikasi sebentar, membalas chat singkat, atau melihat navigasi di ponsel mungkin terasa seperti hal biasa.

Namun, ketika dilakukan sambil mengendarai sepeda motor, kebiasaan tersebut dapat mengalihkan perhatian dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin lekat dengan smartphone, PT Hayati Pratama Mandiri mengajak pengendara untuk lebih bijak menggunakan teknologi dan tetap mengutamakan keselamatan melalui kampanye #Cari_Aman.

Benarivo De Frize, Instruktur Safety Riding PT Hayati Pratama Mandiri, mengingatkan bahwa konsentrasi merupakan salah satu faktor penting dalam berkendara.

Saat perhatian teralihkan ke layar ponsel, pengendara bisa terlambat menyadari perubahan kondisi lalu lintas, kendaraan yang mengerem mendadak, pejalan kaki, maupun potensi bahaya lainnya.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengendara agar tetap aman selama perjalanan.

Baca Juga  Solidaritas Korporasi, Honda Hayati Distribusikan 500 Paket Sembako di Palembayan

Pertama, aktifkan mode senyap atau jangan ganggu sebelum berkendara. Notifikasi pesan, panggilan, dan media sosial sebaiknya tidak menjadi gangguan selama perjalanan. Tidak semua pesan harus dibalas saat itu juga.

Kedua, atur navigasi sebelum mulai jalan. Jika membutuhkan petunjuk arah, tentukan tujuan terlebih dahulu saat kendaraan masih berhenti di tempat yang aman. Jangan mengoperasikan ponsel sambil melaju, termasuk ketika ingin mengganti rute perjalanan.

Ketiga, simpan ponsel di tempat yang aman. Hindari memegang ponsel, membaca pesan, merekam video, atau membuat konten media sosial saat sepeda motor sedang berjalan. Aktivitas tersebut dapat mengurangi konsentrasi dan kendali terhadap kendaraan.

Keempat, berhenti di tempat aman jika ada keperluan mendesak. Apabila harus menerima panggilan, membalas pesan, atau memeriksa informasi penting, menepilah ke lokasi yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas sebelum menggunakan ponsel.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Rem Blong Avanza Renggut Nyawa Anak 8 Tahun

Benarivo De Frize menegaskan bahwa perjalanan yang aman bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan, melainkan bagaimana pengendara bisa tiba dengan selamat.

Menunda membalas pesan selama beberapa menit jauh lebih baik daripada mengambil risiko yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Melalui edukasi Safety Riding ini, PT Hayati Pratama Mandiri mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang lebih bertanggung jawab. Jadikan smartphone sebagai alat bantu perjalanan, bukan sumber gangguan yang mengancam keselamatan. Ingat, notifikasi bisa menunggu, keselamatan tidak bisa diulang dan ingat selalu cari aman saat naik motor”tutup Benarivo. (*)