INGATLAH – Di tengah duka akibat bencana hidrometeorologi yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) Telkomsel mengambil langkah nyata untuk memastikan masyarakat tetap terhubung.
Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini resmi membebaskan biaya berlangganan bagi pengguna Telkomsel Halo dan IndiHome yang terdampak musibah banjir serta tanah longsor.
Kebijakan ini diambil bukan sekadar sebagai bantuan finansial, melainkan wujud empati untuk mempermudah koordinasi bantuan dan komunikasi darurat bagi para penyintas di masa krisis.
Komitmen Telkomsel tidak hanya berhenti pada kebijakan biaya. Tim teknis di lapangan terus berpacu dengan waktu untuk memulihkan infrastruktur yang rusak.
Saat ini, 98% jaringan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi normal.
Sementara itu, untuk wilayah Aceh yang memiliki medan tersulit, pemulihan terus dikebut selama 24 jam non-stop.
Untuk menyiasati padamnya aliran listrik, Telkomsel mendistribusikan ratusan genset dan perangkat catu daya melalui jalur darat dan udara ke titik-titik krusial.
“Fokus perusahaan tidak hanya tertuju pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga pada aspek sosial dan kemudahan akses informasi bagi para korban,” ujar Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.
Melalui unit reaksi cepat TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity), bantuan diberikan secara menyeluruh, mencakup:
-
Pembebasan Tagihan: Penyesuaian tagihan otomatis bagi pelanggan Halo dan IndiHome yang terdampak.
-
Paket Siaga Peduli: Kuota gratis 3GB atau akses telepon/SMS gratis bagi pelanggan prabayar untuk kebutuhan darurat.
-
Dukungan Psikososial: Tim TERRA turun langsung ke pengungsian guna memberikan pendampingan mental bagi para penyintas.
Telkomsel juga mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap oknum yang memanfaatkan situasi bencana untuk melakukan penipuan lewat SMS atau WhatsApp.
Pelanggan diminta hanya mempercayai informasi dari kanal resmi atau menghubungi call center 188.
“Telkomsel memahami sepenuhnya kesulitan yang dihadapi pelanggan. Kami berkomitmen terus berkolaborasi agar layanan komunikasi kembali normal sepenuhnya,” pungkas Abdullah Fahmi. (*)





