INGATLAH.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai terus memburu pelaku penjambretan yang viral di media sosial setelah beraksi di Jalan Bukit Sari I, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.
Peristiwa tersebut menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Riama (41), yang menjadi korban pada Kamis (9/1) pagi sekitar pukul 09.43 WIB.
Kapolsek Rumbai, AKP Said Khairul Imam, menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini dan berupaya keras untuk menangkap pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan terus berusaha menangkap pelaku. Beberapa saksi telah kami mintai keterangan,” ujar AKP Said pada Sabtu (11/1).
Menurut laporan korban, penjambretan terjadi dengan sangat cepat.
Pelaku merampas kalung emas seberat 8,5 gram milik korban, yang ditaksir bernilai sekitar Rp11 juta.
Insiden ini menyebabkan korban terjatuh ke aspal saat berusaha mempertahankan barang berharganya.
“Korban sudah membuat laporan resmi ke Polsek Rumbai. Dalam laporannya, disebutkan bahwa aksi penjambretan berlangsung sangat singkat, namun cukup brutal,” jelas AKP Said.
Polsek Rumbai saat ini tengah mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Bukti ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku.
Kapolsek juga mengungkapkan adanya dugaan bahwa pelaku membawa senjata.
“Ada indikasi pelaku menggunakan senjata tajam, meskipun kami juga mendalami kemungkinan adanya senjata api. Hal ini berdasarkan keterangan saksi di lokasi,” terangnya.
Untuk mempercepat proses penangkapan, Kapolsek Rumbai mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Selain itu, warga yang memiliki informasi terkait pelaku diminta segera melapor ke Polsek Rumbai.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. Dengan bantuan masyarakat, kami optimis pelaku bisa segera ditangkap,” tutup AKP Said.
Hingga saat ini, upaya pengejaran terus dilakukan oleh tim Polsek Rumbai demi memberikan rasa aman dan keadilan kepada korban serta masyarakat setempat.(*)





