Rokan HilirUtama

Situasi Panipahan Mulai Kondusif, Polisi Segel 8 Rumah Terkait Dugaan Narkoba

×

Situasi Panipahan Mulai Kondusif, Polisi Segel 8 Rumah Terkait Dugaan Narkoba

Sebarkan artikel ini

ROKAN HILIR – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, mulai berangsur kondusif pasca aksi warga terkait dugaan peredaran narkoba.

Meski demikian, aparat kepolisian masih mewaspadai potensi aksi lanjutan dari masyarakat.

Kapolsek Panipahan, Subiarto Tampubolon, mengatakan hingga saat ini kondisi wilayah relatif terkendali, namun masih terdapat tuntutan warga yang belum sepenuhnya terpenuhi.

“Sampai pagi ini situasi sudah mulai kondusif, tetapi masih ada riak-riak untuk melakukan aksi. Karena ada beberapa tuntutan masyarakat berupa penyegelan rumah yang dianggap milik bandar narkoba yang belum kita police line,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga  Dua Tahanan Dikabarkan Kabur dari Polsek Bagan Sinembah Rohil

Ia menjelaskan, sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan penyegelan terhadap delapan rumah yang diduga terkait aktivitas narkoba.

Sementara itu, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan akibat aksi massa.

“Untuk saat ini ada delapan rumah yang sudah kita lakukan penyegelan. Rumah yang dirusak warga sekitar tiga rumah,” jelasnya.

Namun, dari hasil pengecekan saat proses penyegelan, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba di sejumlah lokasi tersebut.

“Saat penyegelan kami ikut mendampingi beberapa rumah, namun tidak ditemukan adanya narkoba. Kondisinya sudah bersih dan tidak ada indikasi penyalahgunaan,” ungkapnya.

Terkait proses penyelidikan, Subiarto menyebut penanganan saksi dan pengembangan kasus telah diambil alih oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Rohil bersama Direktorat Narkoba Polda Riau.

Baca Juga  Ribuan Warga Ramaikan Karhutla Fun Run 5K 2025 di Rohil, Begini Pesan Kapolres AKBP Isa Imam

“Untuk saksi sudah ditangani Satnarkoba Polres Rohil dan Dit Narkoba Polda Riau. Kami di Polsek fokus pada pemulihan dan menjaga harkamtibmas,” katanya.

Saat ini, pendekatan persuasif terus dilakukan guna meredam situasi agar tidak kembali memanas. Polisi juga aktif berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Kami sudah beberapa kali bertemu dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk menyamakan persepsi dalam pemberantasan narkoba,” tutupnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan situasi di Panipahan semakin kondusif dan upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan efektif dengan dukungan masyarakat.