RiauPekanbaru

Kapolda Riau Ingatkan Personel, Terlibat Narkoba Bakal Ditindak Tanpa Toleransi

×

Kapolda Riau Ingatkan Personel, Terlibat Narkoba Bakal Ditindak Tanpa Toleransi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Peringatan keras disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat kepada seluruh personel Polda Riau dan jajaran Polres.

Ia meminta tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Jika terbukti, pengguna akan dikenakan sanksi demosi selama tiga tahun, sementara pengedar terancam Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Peringatan tersebut disampaikan Arman ketika memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolda Riau, Senin (2/11/2026).

Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Riau, Irwasda, para pejabat utama (PJU), serta personel Polda Riau.

Dalam arahannya, Arman mengingatkan bahwa kedisiplinan harus menjadi bagian dari sikap setiap anggota dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut sikap tampang, perilaku, etika komunikasi, serta cara berinteraksi dengan pimpinan, sesama anggota dan masyarakat.

Ia juga meminta seluruh personel menghindari sikap arogan dalam lingkungan organisasi.

Para pimpinan harus menghargai kerja keras bawahannya, sedangkan setiap anggota wajib menjaga etika dan saling menghormati.

“Lupakan yang lalu, kita lihat ke depan bagaimana kita bisa berbuat lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Galangan Kapal Terbesar se-Sumatera Dibangun di Siak, Era Baru Industri Maritim Dimulai

Selain itu, Kapolda mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Antisipasi banjir dan genangan air perlu diperhatikan, terutama di wilayah rawan di Kota Pekanbaru.

Personel yang bertugas di lapangan diminta menyiapkan perlengkapan keselamatan.

Kendaraan dan administrasi perorangan juga harus dipastikan lengkap agar pelaksanaan tugas berjalan dengan baik.

Mengenai persoalan narkotika, Arman mengungkapkan masih menerima informasi adanya anggota yang terlibat, bahkan menjadi pengedar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena anggota Polri seharusnya menjadi bagian dari upaya pemberantasan narkoba, bukan justru ikut terlibat di dalamnya.

“Tidak ada ampun untuk para pengguna maupun pengedar narkoba. Bagaimana kita akan melakukan tindakan terhadap narkoba di masyarakat kalau di internal sendiri masih ada anggota yang bermain dengan barang haram tersebut,” tegasnya.

Untuk anggota yang terbukti menyalahgunakan narkotika, Kapolda telah menyiapkan pola pembinaan khusus.

Setelah menjalani penempatan khusus (patsus) dan proses penindakan, personel tersebut akan menjalani pembinaan di lingkungan Satbrimob.

Selama proses pembinaan, pengawasan melekat akan dilakukan oleh Provos.

Langkah tersebut diharapkan memberikan efek jera sekaligus mencegah anggota mengulangi pelanggaran yang sama.

Baca Juga  Bus Pelangi Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Penumpang Tewas

Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga menginstruksikan larangan penggunaan vape atau rokok elektrik di lingkungan Polda Riau dan Polres jajaran.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh personel maupun masyarakat yang berkunjung ke lingkungan kepolisian.

Kabid Propam diminta mengawasi pelaksanaan aturan tersebut dan menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai ketentuan.

Arman selanjutnya mengingatkan bahwa Polri merupakan pejuang kemanusiaan yang harus selalu hadir untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Ia meminta seluruh anggota menjalankan semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional dan berkeadilan.

Perhatian juga diberikan terhadap penggunaan media sosial. Kapolda meminta personel beserta keluarganya bijak dalam bermedia sosial serta menghindari unggahan maupun komentar yang berpotensi menimbulkan persoalan, khususnya berkaitan dengan kebijakan pemerintah.

Mengakhiri arahannya, Arman mengajak seluruh personel menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk berbenah, memperbaiki kedisiplinan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Berikan yang terbaik kepada masyarakat. Jadikan polisi benar-benar dipercaya sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik dan masyarakat terlayani dengan baik,” pungkasnya.