HukrimRiau

Utamakan Edukasi, Ditlantas Polda Riau Beri Teguran Humanis kepada 30 Pengendara

×

Utamakan Edukasi, Ditlantas Polda Riau Beri Teguran Humanis kepada 30 Pengendara

Sebarkan artikel ini
Utamakan Edukasi, Ditlantas Polda Riau Beri Teguran Humanis kepada 30 Pengendara
Utamakan Edukasi, Ditlantas Polda Riau Beri Teguran Humanis kepada 30 Pengendara

INGATLAH.COM – Sebanyak 30 pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas mendapat teguran humanis dari personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau.

Hal itu dilakukan pada hari keenam Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di kawasan Pasar Sail, Jalan Hangtuah, Kota Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026).

“Petugas tidak hanya melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga mengingatkan pengendara tentang pentingnya keselamatan berkendara,” kata AKP Awi Ruben saat memimpin operasi itu.

Ia mengatakan operasi itu dilakukan bersama personel Satgas Preventif Ditlantas Polda Riau mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

“Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian petugas adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI),” ungkapnya.

Petugas memberikan teguran secara persuasif tanpa mengesampingkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan.

Terpisah, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mengatakan, operasi tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengutamakan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus memberikan pemahaman bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama.

Baca Juga  LBH TAPAK Riau Dampingi 3 Warga Pekanbaru, Kasus Penggelapan Bongkar Dugaan Mafia Solar

Teguran humanis diharapkan dapat mendorong pengendara lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dan kebutuhan, bukan semata-mata karena adanya petugas,” katanya.

“Patuhi aturan, gunakan helm berstandar SNI, lengkapi perlengkapan kendaraan, serta utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, kita ingin membangun kesadaran bersama demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Provinsi Riau,” pesannya.

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Salah satu pengendara bernama Ridwan, warga Jalan Lokomotif, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, mengaku mendapat teguran saat mengantar istrinya ke Pasar Sail karena tidak menggunakan helm.

“Ya, Mas. Saya habis mendampingi istri ke pasar. Kami kelupaan membawa helm dan saya akui itu kesalahan kami. Namun, Ibu Polwan tadi memberikan pengertian kepada kami karena tidak menggunakan helm. Ada juga beberapa masyarakat lainnya yang mendapat teguran,” ujar Ridwan.

Ia berharap edukasi seperti itu terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas di Tapung Turun ke Lahan, Pastikan Jagung 1 Hektare Tumbuh Optimal

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tadi saya dan istri diberhentikan karena tidak menggunakan helm. Setelah diberikan edukasi, kami diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Kami juga merasa segan kepada Bapak dan Ibu Polantas. Tetap semangat dan tegur kami apabila melakukan kesalahan,” tambahnya.

Selain tidak menggunakan helm SNI, petugas juga menemukan pelanggaran berupa kendaraan tanpa kaca spion lengkap, lampu rem tidak berfungsi, serta tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Terhadap pelanggaran tersebut, petugas memberikan teguran dan edukasi.

AKP Awi Ruben menyebutkan, sekitar 30 pengendara telah diberikan pemahaman secara humanis dalam kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah awal mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Ditlantas Polda Riau mengajak masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm SNI, melengkapi perlengkapan kendaraan, serta memastikan kendaraan laik jalan sebelum bepergian.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan menuju Riau Berkeselamatan.