RiauBengkalis

Karhutla Teluk Lancar Bengkalis Masuk Hari ke-5, Bara di Gambut Jadi Ancaman Api Kembali Menyala

×

Karhutla Teluk Lancar Bengkalis Masuk Hari ke-5, Bara di Gambut Jadi Ancaman Api Kembali Menyala

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Kobaran api memang telah berhasil dikendalikan, tetapi tim gabungan belum meninggalkan lokasi Karhutla di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Bengkalis.

Memasuki hari kelima, petugas masih melakukan pendinginan karena asap terpantau muncul dari sejumlah bagian lahan gambut yang terbakar.

Penanganan dilakukan Minggu (13/9/2026) di Jalan Nipah, Dusun 1, RT 01/RW 01, Desa Teluk Lancar. PS Kapolsek Bantan Iptu M. Iskandar, S.P., memimpin langsung kegiatan bersama personel Polsek Bantan, BPBD, TNI, pemerintah desa dan masyarakat.

Karhutla diperkirakan telah menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Area tersebut terdiri atas tanaman pakis, kebun rumbia atau sagu dan semak belukar yang tidak terurus.

Baca Juga  Tas Ransel Dalam Honda Brio Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 300 Gram di Dumai

Kondisi semakin rawan karena tanah di lokasi merupakan gambut yang dalam keadaan kering.

Dengan kondisi tersebut, petugas tidak hanya mengejar kobaran api di permukaan. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bara yang masih tersimpan di dalam lahan tidak kembali menjadi api.

Sejumlah mesin air dikerahkan, masing-masing milik Polsek Bantan, Pemerintah Desa Teluk Lancar, masyarakat dan BPBD.

Tim juga membersihkan serta menyekat semak-semak di sekitar lahan terbakar guna mempersempit peluang api merambat.

Kebakaran ini diketahui setelah terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning pada Rabu (9/9/2026). Personel Polsek Bantan kemudian mendatangi lokasi dan memastikan adanya kebakaran lahan milik masyarakat.

Baca Juga  Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing di Pekanbaru Anjlok Hingga 80 Persen

Dalam pemantauan terakhir, tidak ditemukan hotspot pada lokasi tersebut berdasarkan Dashboard Lancang Kuning.

Meski demikian, petugas tetap melakukan pengawasan karena asap yang masih muncul menjadi indikasi perlunya pendinginan lanjutan.

Hingga kini penyebab Karhutla masih dalam penyelidikan. Polisi terus melakukan pemantauan dan verifikasi untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan.

Penanganan akan dilanjutkan hingga seluruh area dinyatakan aman. Tim gabungan juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan karena lahan gambut yang kering sangat mudah kembali terbakar apabila bara tidak benar-benar padam.