INGATLAH.COM – Kurang dari sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, penjualan kambing kurban di Kota Pekanbaru masih terpantau lesu.
Sejumlah pedagang kambing musiman mengaku mengalami penurunan penjualan drastis dibanding tahun sebelumnya, bahkan mencapai hingga 80 persen.
Pantauan ingatlah.com di kawasan Jalan Arifin Achmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, lapak-lapak penjualan kambing mulai bermunculan.
Puluhan kambing terlihat dijajarkan untuk menarik minat masyarakat yang akan berkurban pada Idul Adha tahun ini.
Salah seorang pedagang, Reni, mengatakan kambing yang dijual sebagian besar didatangkan dari Lampung untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang perayaan hari besar umat Islam tersebut.
Menurutnya, meski momentum Idul Adha semakin dekat, minat beli masyarakat masih rendah.
Ia mengaku sudah berjualan di lokasi tersebut selama lima hari terakhir, namun penjualan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Tahun ini turun jauh dibanding tahun lalu. Kami sediakan 35 ekor kambing, tapi yang terjual baru lima ekor,” ujar Reni saat dijumpai Jumat (22/5/2026).
Kondisi ini membuat pedagang khawatir target penjualan tidak tercapai.
Padahal, periode menjelang Idul Adha biasanya menjadi momen puncak permintaan hewan kurban.
Selain penurunan jumlah pembeli, pedagang juga berharap daya beli masyarakat dapat meningkat dalam beberapa hari terakhir sebelum Idul Adha.
Untuk harga, kambing dijual bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi hewan.
Meski penjualan masih lesu, pedagang tetap optimistis permintaan kambing kurban akan meningkat mendekati hari pelaksanaan Idul Adha, seiring kebiasaan masyarakat membeli hewan kurban pada waktu-waktu terakhir.





