INGATLAH.COM — Mayat seorang pria ditemukan di pinggir aliran Sungai Batang Agam, Payakumbuh, Sumatera Barat. Pria berinisial N (37) itu sebelumnya merupakan tersangka kasus narkoba yang kabur saat diamankan polisi.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta mengatakan N merupakan salah satu dari empat orang yang diamankan Satresnarkoba Polres Payakumbuh dalam pengungkapan kasus narkotika di kawasan Pasar Ibuh Blok Timur pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
“Korban berinisial N (37) merupakan salah satu tersangka dalam perkara narkotika yang sedang ditangani pihak kepolisian,” kata Irwan dalam konferensi pers di Aula Rupattama Polres Payakumbuh, Kamis (10/9/2026).
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan tiga pria dan satu perempuan. Petugas juga menyita barang bukti berupa satu paket sabu ukuran sedang, 29 paket kecil sabu siap edar, serta dua paket ganja kering.
Irwan menjelaskan N melarikan diri saat petugas tengah mengamankan barang bukti. Saat itu, N masih dalam kondisi terborgol.
“N yang dalam kondisi terborgol berhasil melepaskan salah satu ikatan borgol pada tangan sebelah kiri dengan tangan sebelah kanan masih terborgol dan melarikan diri ke arah aliran Sungai Batang Agam yang berada di sekitar lokasi penangkapan,” jelasnya.
Petugas Satresnarkoba kemudian melakukan pengejaran dan pencarian. Namun, N belum berhasil ditemukan.
Hingga akhirnya, pada Kamis (10/9) sekitar pukul 14.00 WIB, warga menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di pinggir aliran Sungai Batang Agam.
Lokasi penemuan berada di Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Barat. Lokasi tersebut tidak jauh dari tempat N sebelumnya melarikan diri.
Polres Payakumbuh selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Polisi juga akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara objektif.
“Autopsi ini merupakan bagian dari prosedur hukum untuk memastikan penyebab kematian secara objektif. Kami memahami sikap pihak keluarga, namun proses hukum tetap harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Irwan.
Polisi mengimbau masyarakat tidak mengambil kesimpulan terkait kematian N sebelum hasil pemeriksaan keluar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” katanya.
Polres Payakumbuh memastikan penyelidikan masih berlangsung. Hasil autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi bagian dari pendalaman untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.





