RiauPekanbaru

PCR Genap 25 Tahun, Prestasi Akreditasi Unggul Jadi Catatan Perjalanan Institusi

×

PCR Genap 25 Tahun, Prestasi Akreditasi Unggul Jadi Catatan Perjalanan Institusi

Sebarkan artikel ini
PCR Genap 25 Tahun, Prestasi Akreditasi Unggul Jadi Catatan Perjalanan Institusi
PCR Genap 25 Tahun, Prestasi Akreditasi Unggul Jadi Catatan Perjalanan Institusi

INGATLAH.COM – Politeknik Caltex Riau (PCR) menandai perjalanan seperempat abad dengan menggelar puncak perayaan Semarak Perak 25 Tahun PCR di Kampus PCR, Senin (31/8/2026).

Perayaan 25 tahun tersebut menjadi momentum bagi PCR untuk melihat kembali perjalanan panjang yang telah dilalui, sekaligus meneguhkan semangat untuk terus berkembang menghadapi tantangan di masa mendatang.

Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni yang melibatkan sivitas akademika dan bintang tamu.

Mulai dari orkes Melayu, keroncong, band, pembacaan puisi hingga drama musikal turut ditampilkan dalam rangkaian acara.

Direktur PCR, Dr. Erwin Setyo Nugroho mengatakan, perjalanan 25 tahun PCR tidak terlepas dari kolaborasi antara dunia industri, PT Caltex Pacific Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Riau yang menjadi fondasi berdirinya PCR.

“Benih mimpi itu disemaikan 25 tahun yang lalu. Alhamdulillah hari ini benih itu sudah tumbuh, mimpi itu sudah tumbuh dan kelihatan, ada hasilnya yang sudah kita saksikan bersama,” ujar Erwin dalam sambutannya.

Menurut Erwin, perjalanan PCR selama seperempat abad bukan sesuatu yang selalu berjalan mudah.

Saat pertama berdiri, PCR masih memiliki keterbatasan fasilitas dan hanya menjalankan tiga program studi dengan jumlah 175 mahasiswa.

Keterbatasan tersebut justru menjadi bagian penting dalam proses perjalanan PCR.

Nilai kedisiplinan, integritas dan daya kerja yang ditanamkan para pendiri menjadi fondasi dalam membangun dan mengembangkan institusi.

“Kita berhasil membuktikan bahwa PCR bertransformasi dari kampus yang mungkin dulu rintisan bisa menjadi kampus pendidikan vokasi yang terbaik,” katanya.

Baca Juga  Refleksi Akhir 2025, Pemprov Riau Jaga Fiskal di Tengah Tekanan dan Perluas Layanan Publik

Salah satu pencapaian yang menjadi catatan penting dalam perjalanan 25 tahun PCR adalah keberhasilan meraih Akreditasi Institusi Unggul.

Erwin menyebut, dari sekitar 200 politeknik yang ada di Indonesia, hanya 17 politeknik yang memiliki akreditasi institusi unggul.

PpPCR tercatat sebagai politeknik swasta pertama di Indonesia yang berhasil meraih predikat tersebut.

“Ini adalah prestasi kita selama 25 tahun,” tegasnya.

Ia menilai pencapaian tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua orang.

Ada banyak kontribusi sivitas akademika yang dilakukan tanpa banyak diketahui, namun memiliki peran terhadap berbagai prestasi yang diraih PCR.

“Banyak kontribusi-kontribusi dari seluruh civitas yang melakukan itu dalam kesunyian. Tidak pernah disebut, tidak pernah di-mention, tetapi dia berpengaruh terhadap kontribusi, terhadap prestasi yang kita dapatkan,” sebutnya.

Atas berbagai kontribusi tersebut, Erwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut membangun PCR selama 25 tahun, baik mereka yang kontribusinya terlihat maupun yang bekerja di balik layar.

“Baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, baik yang sering disebutkan ataupun tidak pernah masuk list sama sekali, tetapi semuanya memiliki kontribusi pada bagiannya masing-masing,” katanya.

Memasuki usia 25 tahun, Erwin mengingatkan bahwa perjalanan PCR belum berakhir.

Perubahan zaman akan membawa tantangan baru sehingga seluruh sivitas akademika diminta tetap menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi dan memperluas kolaborasi.

Baca Juga  Pengedar Sabu di Tapung Tumbang! Polisi Kejar Pemasok Sistem Tempel

“Mari kita tetap bersama-sama bekerja sama, bersinergi, berkolaborasi untuk menyelesaikan seluruh tantangan dan masalah yang kita hadapi dalam mewujudkan visi kita ke depan,” ajaknya.

Ia juga berpesan agar setiap proses dalam membangun PCR ke depan dijalani dengan kebahagiaan dan keikhlasan.

Menurutnya, berbagai tantangan yang menguras pikiran, perasaan dan emosi merupakan bagian dari perjalanan yang harus dinikmati.

“Bagaimana kita tetap bahagia menjalaninya. Mari kita nikmati proses-proses itu sebagai suatu kebahagiaan, sebagai suatu ibadah yang menjadi spirit kita,” tuturnya.

Erwin turut mengingatkan pentingnya melakukan usaha dan perencanaan secara maksimal.

Setelah seluruh ikhtiar dilakukan, hasilnya kemudian diserahkan kepada Allah SWT.

“Setelah kita berusaha maksimal, setelah kita merencanakan dengan baik, kita serahkan, kita berserah diri kepada Allah. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita, semoga Allah memberi jalan keluar terhadap permasalahan dan tantangan-tantangan yang kita hadapi,” pungkasnya.

Puncak Semarak Perak 25 Tahun PCR akhirnya bukan hanya menjadi perayaan bertambahnya usia institusi.

Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan PCR, dari kampus rintisan dengan segala keterbatasannya hingga berkembang menjadi institusi pendidikan vokasi yang terus menorehkan prestasi.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, PCR kini memasuki babak baru dengan membawa pengalaman 25 tahun sebagai bekal untuk menghadapi tantangan dan mewujudkan visi institusi ke depan.