RiauPekanbaru

Tak Hanya Penindakan, Polda Riau Kedepankan Pencegahan Penyalahgunaan BBM Subsidi

×

Tak Hanya Penindakan, Polda Riau Kedepankan Pencegahan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan mengedepankan pendekatan preventif di lapangan.

Tak hanya fokus pada penindakan hukum, Polda Riau kini gencar melakukan sosialisasi serta pemasangan plang dan spanduk imbauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik mafia energi sekaligus memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, menegaskan bahwa upaya preventif menjadi strategi utama untuk menekan potensi pelanggaran sejak awal.

Baca Juga  Sabu di Pergam Terendus Warga, Polsek Rupat Bengkalis Tangkap Pengguna

“Selain penegakan hukum, kami juga mengedepankan langkah pencegahan. Imbauan langsung dipasang di SPBU agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujarnya, Rabu (22/4).

Dalam spanduk imbauan tersebut, polisi menegaskan sejumlah larangan, antara lain pembelian BBM subsidi yang tidak sesuai peruntukan, penggunaan jerigen tanpa izin resmi, hingga praktik pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi.

Polda Riau juga mengingatkan pengelola SPBU agar tidak melayani konsumen yang tidak berhak menerima BBM bersubsidi. Pelanggaran terhadap aturan distribusi energi ini dapat berujung pada sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga  PSPS Pekanbaru Tiba di Salwi, Siap Toreh Hasil Maksimal Hadapi Persekat Tegal

Untuk memperkuat pengawasan, kepolisian turut menggandeng Pertamina Patra Niaga serta Hiswana Migas guna melakukan pengawasan terpadu di lapangan.

“Kami berkoordinasi dengan Patra Niaga dan Hiswana Migas agar pengawasan berjalan maksimal. Upaya pencegahan ini dilakukan secara kolaboratif,” jelas Ade.

Melalui pendekatan preventif yang masif, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat dan pengelola SPBU meningkat sehingga potensi penyelewengan dapat ditekan sejak dini.

Pengawasan pun dipastikan terus berjalan secara intensif melalui patroli rutin dan pemantauan di titik-titik rawan distribusi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan BBM bersubsidi tetap stabil serta benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.