INGATLAH – Anggota DPRD Tanah Datar, Zaiful Imra, menurunkan satu unit alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Batang Sandir di Nagari Barulak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Langkah ini diambil menyusul keluhan warga soal pendangkalan dan penyempitan sungai yang menyebabkan banjir saat hujan deras.
“Setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat, kami segera bertindak dengan menurunkan alat berat ke lokasi,” kata Buya (sapaan akrabnya), Jumat (2/5/2025).
Normalisasi dilakukan dengan mengeruk sedimen, melebarkan aliran sungai, dan membersihkan semak belukar di bantaran sungai. Pekerjaan dimulai sejak 29 April dan masih berlangsung hingga Jumat.
Buya menjelaskan, Sungai Batang Sandir kerap meluap saat musim hujan. Bahkan, sungai ini beberapa kali membawa material lahar dingin dari Gunung Marapi, yang merusak lahan pertanian warga.
Kegiatan normalisasi dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Barat di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan dukungan dari Pemkab Tanah Datar, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda.
Anggota dprd fraksi PKB itu berharap upaya ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari program pengendalian banjir berkelanjutan.
“Kami dorong pemerintah daerah untuk melakukan pemeliharaan rutin agar masalah banjir ini tidak terulang,” ujarnya.
Warga menyambut baik langkah tersebut. Salah satu tokoh masyarakat, Jasrizal, mengaku lega dengan respon cepat dari wakil rakyat.
“Setiap musim hujan kami selalu waswas. Syukurlah sekarang sudah ada tindakan nyata,” kata Jasrizal.





