RiauKampar

Polisi di Kampar Sambangi Masjid Saat Subuh untuk Dekat dengan Warga

×

Polisi di Kampar Sambangi Masjid Saat Subuh untuk Dekat dengan Warga

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Polisi tak hanya hadir ketika terjadi tindak kriminal atau gangguan keamanan. Di Kabupaten Kampar, Riau, jajaran kepolisian memilih mengawali pengabdian dengan beribadah bersama masyarakat melalui program Polisi Bersama Masyarakat.

Program tersebut diperkenalkan melalui salat Subuh berjemaah di lima masjid yang tersebar di wilayah hukum Polres Kampar, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 05.35 WIB. Kegiatan ini dipimpin melalui arahan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., yang mengajak seluruh jajaran membangun kedekatan dengan masyarakat.

Lima lokasi kegiatan meliputi Masjid An-Nur, Desa Petapahan, oleh Polsek Tapung; Masjid Al Fulqon, Kelurahan Batu Bersurat, oleh Polsek XIII Koto Kampar; Masjid Al Mukhlisin, Kelurahan Lipat Kain, oleh Polsek Kampar Kiri; Masjid Al Ikhlas, Desa Baru, oleh Polsek Siak Hulu; serta Masjid Al Itihad, Dusun Koto, oleh Polsek Bangkinang Barat.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Bandar Raya Sambangi Petani Lokal dan Beri Motivasi Tingkatkan Produksi

Di setiap lokasi, personel mengikuti ibadah bersama jemaah setempat. Seusai salat, kegiatan dilanjutkan dengan dialog santai untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, pendekatan kepada masyarakat tidak cukup hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum. Menurutnya, hubungan yang dilandasi kepercayaan juga perlu dibangun melalui silaturahmi dan komunikasi langsung.

“Kami ingin hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga saat beribadah. Silaturahmi yang terjalin di tempat ibadah akan membuat kita lebih saling mengenal, lebih saling percaya, dan lebih kuat menjaga keamanan kampung halaman kita bersama,” kata Boby.

Dia menambahkan, masyarakat harus merasa nyaman ketika berkomunikasi dengan polisi, termasuk saat ingin menyampaikan persoalan maupun informasi mengenai potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga  Humanis di Jalan Raya, Polantas Karib Bagikan Helm dan Tanamkan Budaya Tertib Lalin

“Kami tidak datang untuk memberi perintah, tetapi untuk mendengarkan. Jika warga merasa nyaman berbicara dengan kami di masjid, mereka juga akan lebih berani melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Karena itu, Polres Kampar ingin membangun hubungan yang lebih terbuka agar persoalan di lingkungan warga dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Kegiatan salat Subuh berjemaah tersebut berlangsung aman dan khidmat. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, jajaran Polres Kampar berharap kehadiran polisi semakin dirasakan warga, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban.