INGATLAH.COM – Pagi itu, arus kendaraan di Simpang Pasar Pagi Arengka mengalir padat seperti biasa.
Deru mesin dan klakson bersahutan, menggambarkan hiruk pikuk aktivitas Kota Pekanbaru.
Namun, di tengah kesibukan itu, ada pemandangan berbeda yang mencuri perhatian para pengguna jalan.
Sejumlah personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau tampak menyapa pengendara dengan senyum ramah.
Mereka bukan sekadar mengatur lalu lintas, tetapi hadir membawa pesan keselamatan, kepedulian, dan semangat kebersamaan melalui program Polantas Karib.
Kamis (6/8/2026) pagi, di persimpangan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Soekarno Hatta, kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas digelar dengan cara yang tidak biasa.
Alih-alih penindakan, para personel justru membagikan helm berstandar SNI secara gratis kepada pengendara sepeda motor yang melintas.
Beberapa pengendara tampak terkejut, tak menyangka akan mendapat hadiah di tengah perjalanan mereka.
Senyum pun merekah, menggantikan ketegangan yang biasanya muncul saat berhadapan dengan petugas di jalan raya.
“Silakan dipakai, ini untuk keselamatan,” ujar salah seorang personel sambil menyerahkan helm kepada pengendara.
Tak hanya helm, personel juga membagikan tumbler, buku panduan keselamatan berlalu lintas, serta Bendera Merah Putih.
Pembagian bendera ini menjadi simbol semangat nasionalisme menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di sela kegiatan, edukasi terus disampaikan. Pengendara diingatkan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari budaya sehari-hari.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, bersama personel Subdit Kamsel.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami ingin masyarakat sadar bahwa tertib di jalan adalah bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Pendekatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat.
Donna Suarni, salah seorang pengendara, mengaku terkesan dengan kegiatan tersebut.
“Kami merasa diperhatikan. Dikasih helm sekaligus diingatkan soal keselamatan. Ini sangat bermanfaat dan semoga sering dilakukan,” katanya.
Tidak berhenti pada keselamatan berlalu lintas, Polantas Karib juga membawa pesan lingkungan melalui konsep Green Policing.
Masyarakat diajak menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik, serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan tidak hanya di jalan raya, tetapi juga dalam menjaga bumi tetap bersih dan layak untuk generasi mendatang.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari pelayanan Polri yang presisi dan humanis.
“Keselamatan adalah fondasi mobilitas masyarakat yang aman. Kami akan terus mengedepankan edukasi dan kolaborasi agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tegasnya.
Seiring waktu, kegiatan pun berakhir. Arus lalu lintas kembali berjalan seperti biasa.
Namun, ada sesuatu yang tertinggal di hati para pengendara sebuah pesan sederhana namun penting: bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama.
Melalui langkah kecil seperti membagikan helm dan menyapa dengan humanis, Polantas Karib menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk mengatur, tetapi juga untuk melindungi dan mengedukasi.
Dan dari persimpangan jalan itu, harapan akan budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik perlahan tumbuh.





