SiakUtama

Terungkap! Ini Identitas 3 Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak

×

Terungkap! Ini Identitas 3 Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak

Sebarkan artikel ini
Terungkap! Ini Identitas 3 Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak
Terungkap! Ini Identitas 3 Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak

INGATLAH.COM – Identitas tiga korban yang meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya kapal pompong di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, akhirnya terungkap.

Ketiganya ditemukan secara bertahap oleh tim SAR gabungan setelah sempat dinyatakan hilang pascakecelakaan laut yang terjadi saat pelaksanaan draft survey di kapal MV Himala.

Tiga korban yang ditemukan meninggal dunia masing-masing adalah Ilham Putra Siregar (29), warga Kampung Merempan, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Aditia Waskita (27), warga Binjai, Sumatera Utara, serta Desmon Nataldo (34), warga Kota Pekanbaru.

Sementara itu, hingga Selasa (7/7/2026) malam, satu korban lainnya masih belum ditemukan dan akan kembali dicari dalam operasi SAR yang dilanjutkan pada Rabu (8/7/2026).

Kapolsek Sungai Apit, Iptu Adifian Ikhsan, membenarkan perkembangan terbaru proses pencarian tersebut.

Baca Juga  Kapal Pompong yang Tenggelam di Siak Diduga Karena Terseret Arus Kuat

“Alhamdulillah, tiga orang sudah ditemukan oleh tim gabungan. Tinggal satu orang lagi yang belum ditemukan. Pencarian besok pagi kita lanjutkan kembali,” ujar Adifian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat sebuah kapal motor jenis pompong mengangkut tujuh orang untuk melakukan kegiatan draft survey terhadap kapal MV Himala di perairan Tanjung Buton.

Di tengah aktivitas itu, kapal diduga mengalami kecelakaan hingga akhirnya tenggelam di kawasan perairan Kawasan Industri Tanjung Buton.

Dari tujuh orang yang berada di atas kapal, tiga orang berhasil menyelamatkan diri.

Sementara empat lainnya sempat dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan.

Sejak menerima laporan kecelakaan, Basarnas bersama TNI, Polri, KSOP, pihak perusahaan, dan unsur terkait lainnya langsung melakukan operasi pencarian secara intensif.

Baca Juga  PSPS Pekanbaru Siapkan Strategi Jelang Bursa Transfer Paruh Musim 2024/2025

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 00.00 WIB dari Jeny, perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.

Tak lama berselang, personel SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penyisiran di sekitar titik tenggelamnya kapal.

Meski menghadapi tantangan arus laut yang cukup kuat, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan tiga korban secara bertahap dan mengevakuasi jenazah ke darat untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, operasi pencarian masih terus dilakukan dengan harapan satu korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi, sehingga seluruh korban tragedi kapal pompong di perairan Tanjung Buton dapat dipastikan keberadaannya dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.