BeritaUtama

Warga Panik! Kantor Pajak Padang Pratama Satu Terbakar

×

Warga Panik! Kantor Pajak Padang Pratama Satu Terbakar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Kebakaran hebat melanda Kantor Pajak Padang Pratama Satu yang berlokasi di Jalan Bagindo Aziz Chan Nomor 20, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 09.26 WIB.

Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba dari bagian belakang gedung membuat panik warga sekitar dan menyebabkan kerusakan parah pada bangunan utama kantor. Tidak hanya itu, api juga menjalar ke dua bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Salah seorang saksi mata, Rahmad (21), petugas keamanan yang berjaga saat kejadian, menyebutkan bahwa asap tebal pertama kali terlihat dari sisi belakang gedung.

“Saya sedang bertugas ketika melihat kepulan asap dari belakang. Tidak butuh waktu lama, api langsung menjalar ke seluruh bagian gedung,” ujarnya.

Baca Juga  Kepala Balai KSDA Sumbar Turun Langsung Pimpin Penangkapan Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi di Padang

Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang segera mengerahkan empat unit mobil pemadam dan 40 personel ke lokasi. Proses pemadaman turut dibantu oleh personel PLN, TNI, Polri, dan petugas keamanan lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan mengatakan, pihaknya bergerak cepat untuk mencegah meluasnya kobaran api ke bangunan lain.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan meminimalkan kerusakan. Kami kerahkan semua sumber daya yang tersedia,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kantor Pajak Padang Pratama Satu juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Kapolresta Padang, AKBP Apri Wibowo, memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Baca Juga  Tiga Warung di Lubuk Basung Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp150 Juta

“Kami akan mengidentifikasi penyebab secara rinci dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun demikian, kerusakan parah pada gedung menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan dokumen-dokumen penting yang tersimpan di dalamnya.

Sementara itu, aliran listrik di kawasan sekitar telah diputus oleh PLN guna mengantisipasi korsleting dan kebakaran susulan. Aparat juga telah memasang garis polisi dan mengamankan lokasi kejadian.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan potensi kebakaran yang terdeteksi di lingkungan masing-masing.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan gedung, khususnya pada fasilitas vital seperti kantor perpajakan,” tutup Budi Payan. (*)