RiauBengkalis

Bukan Sekadar Upacara, Polres Bengkalis Simulasikan Penanganan Karhutla di Depan Pelajar

×

Bukan Sekadar Upacara, Polres Bengkalis Simulasikan Penanganan Karhutla di Depan Pelajar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Suasana berbeda mewarnai kegiatan Police Go To School di SMP Negeri 1 Bengkalis, Senin (5/10/2026).

Para pelajar tak hanya mengikuti upacara, tetapi juga mendapat pelajaran langsung tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta cara menjaga lingkungan.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan dipimpin Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Prasetia, S.I.K., M.I.K.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan tentang disiplin dan kepedulian lingkungan kepada para siswa.

Polres Bengkalis menggandeng sejumlah unsur terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Damkar, BPBD, Satpol PP hingga pihak sekolah.

Baca Juga  Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Tembus Rp3.679/Kg

Kolaborasi itu menjadi bagian dari edukasi Green Policing yang menempatkan kepedulian lingkungan sebagai bagian penting dalam pembinaan generasi muda.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian pertunjukan dan edukasi. Penampilan pencak silat Elang Kesatria Indonesia serta lagu Tanah Airku menjadi pembuka sebelum siswa mendapatkan simulasi penanganan kebakaran dari Damkar dan BPBD Bengkalis.

Dalam simulasi tersebut, pelajar diperlihatkan secara langsung bagaimana penanganan api dilakukan. Edukasi ini diharapkan membuat siswa memahami bahwa kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan, harus dicegah sejak dini dan tidak boleh dianggap sepele.

Baca Juga  Polsek Tapung Bersihkan Gereja HKBP Maria, Perkuat Toleransi dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kepedulian terhadap lingkungan kemudian diperkuat melalui penanaman pohon bersama. Wakapolres Bengkalis dan para siswa turun langsung menanam pohon sebagai bagian dari kampanye menjaga kelestarian alam.

Polres Bengkalis berharap kegiatan tersebut mampu membentuk kesadaran generasi muda agar lebih disiplin, peduli lingkungan dan berani mengambil peran dalam mencegah Karhutla di lingkungan sekitar.

Seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Dari sekolah, pesan menjaga alam ditanamkan. Dari generasi muda, upaya mencegah Karhutla diharapkan terus bergerak.