INGATLAH.COM – Kemenangan PSPS Pekanbaru atas Semen Padang FC mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Orang nomor satu di Kota Pekanbaru itu memberikan bonus sebesar Rp100 juta kepada skuad Askar Bertuah setelah meraih kemenangan 0-1 atas Semen Padang pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027.
Bonus tersebut disampaikan Agung Nugroho saat bersalaman dengan para pemain PSPS di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10/2026) malam.
“Bonus, bonus. Rp100 juta,” kata Agung Nugroho kepada pemain PSPS.
Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi PSPS dalam persaingan Grup A.
Menghadapi Semen Padang yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, Askar Bertuah mampu tampil disiplin hingga mengamankan tiga poin.
Gol tunggal kemenangan PSPS dicetak Dimas Wicaksono pada menit ke-72.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak menit awal.
Sejak kick-off, PSPS tidak memilih bermain bertahan. Anak asuh Akhyar Ilyas tetap berani memberikan tekanan dan berusaha membangun serangan ketika mendapatkan ruang.
Semen Padang yang lebih banyak menguasai bola mencoba mengendalikan pertandingan melalui lini tengah. Namun, pertahanan PSPS tampil solid dan mampu menutup ruang gerak para pemain Kabau Sirah.
PSPS kemudian mengandalkan serangan balik cepat untuk memberikan ancaman ke pertahanan lawan.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka.
Semen Padang meningkatkan intensitas serangan untuk memecah kebuntuan.
Di tengah tekanan tersebut, Akhyar Ilyas melakukan sejumlah pergantian pemain. Perubahan komposisi itu memberikan energi baru bagi permainan PSPS.
Askar Bertuah pun mulai lebih berani keluar menyerang dan tidak hanya bertahan menghadapi tekanan Semen Padang.
Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72.
Dimas Wicaksono mendapatkan ruang di area pertahanan Semen Padang dan berhasil memaksimalkan peluang menjadi gol.
PSPS unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Semen Padang langsung meningkatkan tekanan. Kabau Sirah berusaha keras mencari gol penyama kedudukan.
Namun, lini belakang PSPS tampil disiplin. Para pemain juga mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
PSPS bahkan masih beberapa kali mengancam melalui serangan balik ketika Semen Padang terlalu banyak mengirim pemain ke depan.
Drama sempat terjadi menjelang pertandingan berakhir. Gamaroni terlibat insiden dengan pemain Semen Padang sehingga wasit melakukan pemeriksaan VAR untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran yang layak diganjar kartu merah.
Setelah pemeriksaan VAR, Gamaroni tidak mendapat kartu merah dan hanya diganjar kartu kuning.
Semen Padang terus mengejar gol penyeimbang pada masa tambahan waktu. Wasit memberikan tambahan waktu selama delapan menit.
Namun, PSPS mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Peluit panjang berbunyi pada menit 90+8 dengan skor tetap 1-0 untuk kemenangan Askar Bertuah.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSPS Pekanbaru dalam persaingan Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Selain pertahanan yang solid dan efektivitas serangan balik, keberanian Akhyar Ilyas melakukan perubahan pemain turut menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.
Apresiasi dari Wali Kota Pekanbaru berupa bonus Rp100 juta pun menjadi tambahan motivasi bagi skuad Askar Bertuah untuk mempertahankan performa dan melanjutkan perjuangan di Pegadaian Championship musim ini.





