INGATLAH.COM — Ratusan massa Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu (GMPB) menggelar aksi damai di depan kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).
Membawa mobil komando dan puluhan spanduk, massa menyatakan dukungan terhadap langkah PT Agrinas Palma Nusantara bersama Satgas PKH dalam penertiban kawasan hutan dan penanganan persoalan pertanahan di Riau.
Koordinator Umum GMPB Agel Gandiza mengatakan aksi tersebut menjadi bentuk dukungan mahasiswa, petani, dan masyarakat terhadap upaya pemerintah membenahi tata kelola agraria dan kehutanan, khususnya terhadap persoalan penguasaan lahan yang dinilai telah berlangsung bertahun-tahun.
“Hari ini kami dari Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu melakukan aksi damai sekaligus memberikan dukungan kepada PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas PKH,” kata Agel.
GMPB tidak hanya meminta penertiban dilakukan secara fisik. Massa juga mendesak aparat penegak hukum dan Satgas PKH menelusuri dugaan aliran dana serta jaringan yang diduga berkaitan dengan praktik mafia tanah apabila ditemukan indikasi tindak pidana.
Dalam aksinya, GMPB menyampaikan empat tuntutan. Pertama, mendukung PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas PKH dalam menjalankan tugas penertiban kawasan hutan serta pemberantasan dugaan mafia tanah di Riau.
Kedua, GMPB memberikan dukungan moral kepada jajaran pimpinan dan operasional PT Agrinas Palma Nusantara dalam menjalankan penertiban dan pengelolaan kawasan hutan.
Ketiga, aparat dan Satgas PKH diminta tidak berhenti pada penertiban lahan, tetapi turut menelusuri aliran dana dan jaringan yang diduga terkait kejahatan pertanahan serta menindak sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan unsur pidana.
Keempat, lahan yang berhasil ditertibkan dan kemudian dikelola PT Agrinas Palma Nusantara diminta diprioritaskan untuk program pemberdayaan masyarakat agar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani.
“Kami ingin lahan yang berhasil ditertibkan nantinya dapat membawa kemakmuran nyata dan membebaskan kaum petani dari berbagai bentuk penindasan,” tegas Agel.
Dukungan GMPB tersebut mendapat respons positif dari PT Agrinas Palma Nusantara. Hubungan Regional 3 PT Agrinas Palma Nusantara, Jefri Tambusai, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa, petani, dan masyarakat dalam mengawal program pemerintah.
“Kami juga mengharapkan bantuan dan dukungan selanjutnya dari adik-adik mahasiswa, para petani dan masyarakat agar program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dapat kita wujudkan bersama,” ujar Jefri.
Jefri mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal penataan kawasan tersebut. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, perusahaan, mahasiswa, petani, dan masyarakat menjadi bagian penting agar proses penertiban serta pengelolaan kawasan dapat berjalan sesuai tujuan.
“Mari sama-sama kita dukung program ini, dukung kami Agrinas untuk bisa mewujudkannya,” pungkasnya.





