HukrimKamparRiau

Disembunyikan di Semak, 2 Rakit PETI Dibakar Polisi

×

Disembunyikan di Semak, 2 Rakit PETI Dibakar Polisi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Dua rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) ditemukan tersembunyi di semak-semak pinggir Sungai Batang Bio, Desa Koto Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Polisi langsung bertindak tegas dengan membakar kedua rakit tersebut agar tidak kembali digunakan untuk menambang.

Penertiban dilakukan jajaran Polsek Kampar Kiri pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, kedua rakit dalam keadaan tidak beroperasi dan ditutupi daun serta rumput kering di tepian sungai.

Petugas juga menemukan satu mesin hisap merek Proquip Rato warna merah. Mesin tersebut diamankan ke Mapolsek Kampar Kiri untuk kepentingan penanganan lebih lanjut, sementara dua rakit dimusnahkan di lokasi.

Baca Juga  Berkas Gubernur Riau Non Aktif Abdul Wahid P21

“Dua rakitan dibakar agar tidak dapat dipergunakan lagi dan satu mesin diamankan di Mapolsek Kampar Kiri,” ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol R Zuhri Siregar.

Menurut Zuhri, penertiban tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas PETI yang dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. Polisi juga menegaskan tidak akan membiarkan sungai dijadikan lokasi penambangan ilegal.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas penambangan emas tanpa izin,” tegas Zuhri.

Setelah menemukan dua rakit tersebut, personel kembali menyisir aliran Sungai Subayang guna memastikan tidak ada rakit PETI lainnya yang masih bersembunyi di kawasan tersebut. Hasilnya, petugas tidak menemukan rakit tambahan.

Baca Juga  Pelaku Pengancam dengan Senjata Tajam di Jalan Pekanbaru Ditangkap Polisi

Polisi juga meminta masyarakat tidak menjadi bagian dari aktivitas PETI, termasuk menyembunyikan atau melindungi pelaku. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan ilegal.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Operasi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kampar Kiri AKP Khamry Gufron, Panit Sabhara IPDA Nurman Efendi serta empat personel Polsek Kampar Kiri. Polisi menegaskan pemberantasan PETI akan terus dilakukan bersama masyarakat dan instansi terkait demi menjaga sungai serta lingkungan dari kerusakan.