INGATLAH.COM – Korban tewas kecelakaan maut di Jalan Nasional Sumbar-Riau, tepatnya di Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota ternyata mahasiswa asal Kota Pekanbaru.
Informasi yang berhasil ingatlah.com himpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan mobil Daihatsu Luxio.
Korba tewas merupakan pengendara sepeda motor bernama Abdul Lathif (21). Ia meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko mengatakan bahwa korban saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 3124 ABU.
“Korban diketahui merupakan seorang mahasiswa yang berasal dari kawasan Lanud Roesmin Nurjadin, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau,” katanya
Sementara itu, mobil Daihatsu Luxio yang terlibat dalam kecelakaan tersebut memiliki nomor polisi BA 1209 OM dan dikemudikan Wahyu Dinillah Ridwan (29).
Berdasarkan hasil keterangan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.
“Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Manuver tersebut dilakukan ketika arus kendaraan dari arah berlawanan juga melintas,” ungkapya.
Namun, saat mencoba mendahului, sepeda motor yang dikendarai Abdul Lathif diduga kehilangan kendali.
Motor kemudian terjatuh dan bergerak ke arah berlawanan hingga menghantam bagian depan bawah sebelah kanan mobil Daihatsu Luxio yang dikemudikan Wahyu Dinillah Ridwan.
Benturan keras membuat sepeda motor terseret. Abdul Lathif mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.
Petugas dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan upaya evakuasi terhadap korban.
Korban sempat dibawa ke RS Adnan WD Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.
“Namun, kondisi korban mengalami luka berat. Salah satu cedera serius yang dialaminya menyebabkan kaki kanannya putus akibat kecelakaan tersebut,” jelasnya.
Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kasus kecelakaan tersebut.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat serta mengumpulkan keterangan untuk memastikan rangkaian kejadian secara lebih lengkap.
Kecelakaan di jalur nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak melakukan manuver mendahului kendaraan lain.
Pengendara juga diimbau memastikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum melakukan upaya mendahului.





