INGATLAH.COM – Tak hanya merenggut satu korban jiwa, kecelakaan beruntun di jalur rawan Padang-Bukittinggi (Sicincin) ternyata juga mengakibatkan 10 orang luka-luka.
Seluruh korban telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.
Kasatlantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra menjelaskan kecelakaan bermula dari kendaraan Toyota Kijang Innova yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mencoba mendahului kendaraan Suzuki Karimun yang berada di depannya,” katanya.
“Namun, ruang yang sempit membuat kedua kendaraan bersenggolan,” ungkapnya.
Akibatnya, mobil Innova kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang berada di jalur yang sama.
Kendaraan kemudian oleng dan keluar jalur sebelum menabrak pagar rumah warga.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ronny Patinasarani (47), warga Lubuk Buaya, Kota Padang. Ia mengalami luka berat pada bagian kepala.
Sementara itu, korban luka berasal dari pengendara sepeda motor, penumpang kedua mobil, serta pengemudi kendaraan lainnya.
Mereka mengalami luka ringan hingga sedang.
“Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sicincin dan RSUD Padang Pariaman,” kata Iptu Rudi.
Di tengah insiden tersebut, dua balita yang turut berada di dalam mobil Suzuki Karimun dilaporkan selamat tanpa luka.
Hal ini menjadi satu-satunya kabar baik di tengah kecelakaan yang cukup parah tersebut.
Kerusakan juga terjadi pada kendaraan yang terlibat serta pagar rumah warga. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan cepat, mulai dari pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, hingga pengumpulan keterangan saksi.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur padat dan rawan kecelakaan.
“Utamakan keselamatan, jangan memaksakan mendahului jika kondisi tidak memungkinkan,” imbau Iptu Rudi.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada konsekuensi besar.





