KamparUtama

Buruh Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

×

Buruh Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Buruh Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
Beginilah detik-detik saat petugas mengevakuasi jenazah korban tenggelam ke mobil ambulans di Kampar. (Ist)

INGATLAH.COM – Setelah pencarian panjang dan melelahkan, buruh asal Bandung yang tenggelam di Sungai Kampar akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 18.08 WIB.

Korban, Cepi Ahmad Munawar (34) warga Kabupaten Bandung ditemukan sekitar empat kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam.

Jenazah korban terseret arus hingga ke hilir sebelum akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Penemuan korban langsung disambut suasana haru oleh keluarga yang sejak siang menunggu kabar di lokasi kejadian.

Baca Juga  Jepang Kejutkan Brasil! Sano Kaishu Bawa Samurai Biru Unggul 0-1

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal oleh seluruh unsur yang terlibat.

“Sejak laporan diterima, kami langsung melakukan pencarian bersama tim gabungan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Meski ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, keberhasilan pencarian ini menjadi bukti kuatnya kerja sama antara aparat dan masyarakat.

Proses evakuasi berjalan lancar, dan jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Kampar juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

Baca Juga  Kapal Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton Siak, 3 Orang Hilang

“Hindari berenang di lokasi yang memiliki arus deras atau belum diketahui tingkat keamanannya. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat berada di kawasan perairan alami yang memiliki risiko tinggi.

Kehadiran aparat sejak awal kejadian hingga proses evakuasi selesai menjadi bentuk nyata pelayanan kemanusiaan dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.