Pekanbaru

Haru dan Bahagia di Malam Nuzulul Qur’an: Tangis Bahagia Anak Yatim Warnai Buka Bersama di Masjid Paripurna An-Najah

×

Haru dan Bahagia di Malam Nuzulul Qur’an: Tangis Bahagia Anak Yatim Warnai Buka Bersama di Masjid Paripurna An-Najah

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Suasana Ramadhan terasa begitu istimewa saat ratusan jamaah memadati area masjid dalam rangka buka puasa bersama, pemberian santunan anak yatim, dan peringatan Nuzulul Qur’an.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum mempererat ukhuwah dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sejak sore hari, jamaah sudah berdatangan membawa semangat kebersamaan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khidmat, mengingatkan kembali pada peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup umat Islam.

Tausiyah yang disampaikan pun mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Momen paling menyentuh terjadi saat prosesi pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

Wajah-wajah polos penuh harap itu perlahan berubah menjadi senyum bahagia ketika menerima santunan dari para pengurus masjid.

Ada 20 orang dilingkungan Masjid An-najah mendapatkan santunan sebesar Rp 2,500,000 per orang sedangkan 18 orang dari luar masjid An-najah namun menuntut ilmu di Sekolah dilingkungan masjid An-najah menerima santunan sebesar Rp 1,000,000.

Baca Juga  Sisa 4 Laga, Jean Mota Ingin Bawa Persija Finis Kuat di Akhir Musim

Masjid Paripurna An-najah memberikan Santunan kepada Anak Yatim dua kali setahun, sewaktu tahun ajaran baru dan bulan suci Ramadhan demikian disampaikan oleh Pengurus Masjid Paripurna An-Najah H. Sariono.

Salah satu anak penerima santunan, sebut saja Rizky (11), tak mampu menyembunyikan rasa senangnya. Dengan mata berbinar ia berkata, “Saya senang sekali bisa buka puasa di masjid ramai-ramai.

Terima kasih sudah kasih santunan, nanti mau saya pakai buat beli perlengkapan sekolah.” Ucapannya sederhana, namun penuh makna.

Salah seorang jamaah yang hadir juga mengaku terharu melihat antusiasme anak-anak.

“Kegiatan seperti ini mengingatkan kita bahwa Ramadhan adalah bulan berbagi. Melihat mereka tersenyum itu rasanya hangat sekali di hati,” ujarnya.

Baca Juga  Tambang Galian C Ilegal Disorot, DPMPTSP Riau Siapkan Penataan Perizinan

Ketua Umum masjid, Ir. Sukamdi dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen menjadikan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

Ia berharap semangat berbagi dan mencintai Al-Qur’an terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari masyarakat yang menyaksikan langsung kegiatan ini, saya melihat bukan hanya sekadar acara buka bersama atau santunan semata.

Ada energi kebersamaan yang begitu terasa. Senyum anak-anak yatim malam itu seakan menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sering kali lahir dari kepedulian sederhana.

Peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya tentang mengenang turunnya wahyu, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup dalam aksi nyata berbagi dan merangkul sesama.

Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa penuh kehangatan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir.