INGATLAH.COM – Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan perdana timnya di ajang I.League Cup 2026/2027.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Askar Bertuah harus mengakui keunggulan tim Liga 1 Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-3.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Rabu (4/11/2026) malam, menjadi hasil kurang memuaskan bagi PSPS.
Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak Ryan Kurnia, Milan Ristovski, dan Sani Rizki Fauzi.
Ryan Kurnia membuka keunggulan Bhayangkara pada menit ke-9 sebelum Milan Ristovski menggandakan skor pada menit ke-34.
Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-58, Sani Rizki Fauzi semakin memperlebar keunggulan tim tamu menjadi 0-3.
PSPS baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu. Matheus Machado sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti pada menit 90+2.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan 1-3.
Usai pertandingan, Akhyar mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan.
Ia menilai anak asuhnya melakukan sejumlah kesalahan, terutama pada babak pertama, sehingga memberikan keuntungan bagi Bhayangkara.
“Ini memang hasil yang mengecewakan. Laga malam ini sangat menarik, tapi kami banyak melakukan kesalahan. Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk ke depannya,” ujar Akhyar.
Menurutnya, sejumlah pemain PSPS terlihat gugup atau nervous ketika menghadapi tim yang memiliki pengalaman dan kualitas pemain di level Super League.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemain asing Bhayangkara yang dinilainya memiliki kualitas istimewa.
“Saya melihat di awal beberapa pemain sedikit nervous. Tapi kita lihat juga tadi, pemain asing mereka (Bhayangkara) memang sangat istimewa,” ungkapnya.
Meski harus menelan kekalahan, Akhyar menilai PSPS sebenarnya tidak tampil buruk sepanjang pertandingan.
Ia melihat adanya perkembangan permainan pada babak kedua, ketika timnya mampu tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang.
“Saya pikir kami tidak bermain buruk. Pemain bekerja cukup keras. Babak kedua cukup dominan, walaupun tidak bisa menciptakan gol,” katanya.
Akhyar juga mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja menyimpan beberapa pemain untuk menghadapi pertandingan lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 Indonesia yang dijadwalkan berlangsung Minggu (8/11/2026).
Padatnya jadwal pertandingan membuat PSPS harus mengatur kondisi fisik pemain agar tetap berada dalam kondisi terbaik.
Karena itu, fokus tim saat ini adalah melakukan pemulihan atau recovery sebelum kembali bertanding di kompetisi liga.
“Memang kami menyimpan beberapa pemain untuk laga di Liga 2. Memang waktu kami sempit, karena Minggu besok kami main lagi. Tugas kami saat ini adalah melakukan recovery untuk persiapan Minggu besok,” jelasnya.
Kendati demikian, Akhyar menegaskan PSPS tetap menyambut positif kehadiran kompetisi I.League Cup 2026/2027.
Menurutnya, turnamen tersebut menjadi kesempatan berharga bagi tim untuk mengukur kemampuan sekaligus memberikan pengalaman tambahan kepada para pemain.
Hanya saja, ia berharap pengaturan jadwal pertandingan dapat menjadi perhatian.
Sebab, jeda waktu yang relatif singkat antara pertandingan League Cup dan kompetisi liga menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam mempersiapkan pemain.
“Kami sangat antusias dengan League Cup. Cuma ada sedikit keluhan, karena waktu yang sangat mepet,” tutup Akhyar.




![Erupsi Gunung Marapi [Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]](https://www.ingatlah.com/wp-content/uploads/2025/01/erupsi-ini-penampakan-semburan-abu-vulkanik-gunung-marapi-e1737605957504-350x220.jpeg)
