Pekanbaru

Gelar MTQ di 15 Kecamatan, Begini Asa Wako Pekanbaru Agung Nugroho

×

Gelar MTQ di 15 Kecamatan, Begini Asa Wako Pekanbaru Agung Nugroho

Sebarkan artikel ini
Gelar MTQ di 15 Kecamatan, Begini Asa Wako Pekanbaru Agung Nugroho
Gelar MTQ di 15 Kecamatan, Begini Asa Wako Pekanbaru Agung Nugroho

INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat kecamatan.

MTQ merupakan upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang mampu memahami dan mengamalkan isi kandungannya.

Hal itu dikatakan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat membuka MTQ tingkat Kecamatan Binawidya tahun 2026 di Student Center Universitas Riau (Unri), Senin (2/11/2026).

Agung mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan untuk mencari peserta terbaik dalam bidang tilawah.

Kegiatan tersebut harus menjadi sarana membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap, masyarakat tidak hanya mencintai Al-Qur’an melalui kegiatan perlombaan, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

“Harapan kita, Al-Qur’an ini tidak hanya untuk dipertandingkan, tetapi juga diamalkan dan dijalankan sebagai pedoman dalam keseharian,” katanya.

“Dengan mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an, tentu akan mendatangkan banyak pahala, termasuk menjaga lingkungan kita,” kata Agung.

Baca Juga  Semarak Ramadan, MTQ di Masjid Nurul Huda Kapuak Didorong Lahirkan Qori dan Qoriah Baru

Ia menyebutkan, Pemko Pekanbaru berkomitmen melaksanakan MTQ secara berkelanjutan di seluruh kecamatan.

Pada 2026, kegiatan tersebut digelar secara bertahap di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Selain sebagai bagian dari syiar Islam, pelaksanaan MTQ kecamatan juga menjadi kesempatan untuk menyeleksi qori dan qoriah terbaik.

Peserta yang berhasil meraih prestasi nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili kecamatan pada MTQ tingkat Kota Pekanbaru hingga Provinsi Riau.

“Untuk itu, kami akan terus menjalankan kegiatan ini di 15 kecamatan. Puncaknya nanti akan ada MTQ tingkat Kota Pekanbaru,” ungkapnya.

“Masing-masing kecamatan melaksanakan perlombaan untuk mencari qori dan qoriah terbaik yang akan tampil di tingkat kota, kemudian diteruskan ke tingkat provinsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Binawidya, M Zaid Riadi, menyampaikan bahwa MTQ merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Baca Juga  Dorong Ketahanan Pangan, Polsek Payung Sekaki Sambangi Petani Jagung di Air Hitam

Lebih dari itu, Al-Qur’an harus benar-benar menjadi pedoman hidup sekaligus benteng bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif seiring perkembangan zaman.

“MTQ ini merupakan rutinitas tahunan yang diselenggarakan pemerintah kota. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pedoman hidup dan benteng bagi kita untuk menangkal hal-hal yang tidak baik dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Zaid.

Pada kesempatan itu, Zaid juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Binawidya untuk bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemko Pekanbaru.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

“Kita bisa sama-sama merasakan pembangunan infrastruktur yang telah dibangun oleh Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru. Harapan kami, seluruh elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Binawidya bisa mendukung dan menyukseskan program Pemerintah Kota Pekanbaru ke depannya,” tutupnya.