INGATLAH.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pekanbaru terus meningkatkan edukasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan sekolah.
Kali ini, sosialisasi dan pelatihan diberikan kepada siswa SMK Farmasi IKASARI Kota Pekanbaru, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran serta kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi potensi kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pekanbaru, Zarman Candra, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Said Nurul Hidayat, didampingi Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Fahriansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya meminimalisir kejadian kebakaran di Kota Pekanbaru, khususnya di sarana pendidikan.
Menurutnya, edukasi sejak dini penting dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Sebab, kebakaran dapat menimbulkan dampak besar, baik kerugian materi maupun ancaman terhadap keselamatan jiwa.
“Musibah kebakaran dapat menimbulkan kerugian, mengancam keselamatan jiwa. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran itu, butuh kepedulian serta peran aktif semua pihak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Damkar memiliki fungsi melakukan pencegahan sekaligus mengurangi risiko sekecil mungkin apabila terjadi musibah kebakaran.
Karena itu, keterlibatan siswa dan siswi yang memiliki pengetahuan tentang bahaya kebakaran sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
“Dengan sosialisasi dan pelatihan ini kami berharap, siswa dan siswi dapat mengetahui dan menambah pengetahuan, serta wawasan terkait tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran, teori dasar api, kebocoran gas elpiji, APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta penanganan awal jika terjadi kebakaran di lingkungan sekolah,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi, mulai dari pengetahuan kepemadaman, cara menangani kebocoran gas elpiji, pengenalan APAR, hingga praktik memadamkan api menggunakan metode tradisional dan modern.
Said mengatakan, edukasi tersebut juga bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan mengenai penyebab kebakaran, tanda-tanda awal munculnya kebakaran, serta langkah penanganan yang tepat, terutama kebakaran akibat gas elpiji.
“Memberi pengetahuan dasar kepada siswa dan siswi tentang penanganan kebakaran, penyebab, tanda-tanda, dan penanganan kebakaran. Terutama yang disebabkan oleh gas elpiji. Sekaligus memberi tips agar tidak panik menghadapi api,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Disdamkarmat Pekanbaru berharap para siswa dapat memahami langkah awal penanganan kebakaran dan mampu memberikan pertolongan ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.
Selain itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar turut peduli terhadap upaya pencegahan kebakaran.
Sebab, pemadaman dan pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat secara umum.





