PEKANBARU — Bupati Siak, Afni Zulkifli, menjadi satu-satunya kepala daerah asal Provinsi Riau yang terpilih mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Angkatan IV Tahun 2026.
Afni mengikuti program tersebut bersama 28 kepala daerah lainnya. KPPD Angkatan IV berlangsung pada 2–12 September 2026 di Lemhannas RI dan Hotel St. Regis Jakarta.
Program tersebut menghadirkan pemateri dari berbagai kementerian dan lembaga. Selain pembekalan materi, peserta juga mengikuti kunjungan lapangan serta diskusi dengan sejumlah tokoh bangsa, termasuk Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Keikutsertaan Afni merupakan tindak lanjut Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.2.1/4556/SJ tertanggal 9 Juni 2026 tentang KPPD Tahun 2026.
KPPD Angkatan IV dilaksanakan secara hybrid. Materi dari komponen Indonesia diberikan secara luring di Jakarta, sedangkan materi dari Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) Singapura disampaikan secara daring.
KPPD merupakan program kolaborasi Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter kepemimpinan daerah, wawasan kebangsaan, kemampuan membaca dinamika strategis, serta kapasitas kepala daerah dalam menerjemahkan tantangan global ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
Dalam program tersebut, para kepala daerah mendapatkan pembekalan mengenai geopolitik, ketahanan nasional, dan kepemimpinan visioner.
Peserta juga diarahkan membangun pola pikir yang komprehensif, integral, holistik, integratif, dan profesional dalam menjalankan pemerintahan.
KPPD diharapkan melahirkan pimpinan daerah yang memiliki karakter negarawan, bermoral, beretika, berwawasan Nusantara, serta mampu menyelaraskan perubahan lingkungan strategis global dengan program pembangunan di daerah masing-masing.
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengatakan kebijakan pemerintah pusat harus berjalan linier dengan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, kepala daerah dituntut terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.
“Kebijakan pusat harus linier dengan kebijakan daerah. Karena itu Kepala Daerah tak cukup hanya memahami daerahnya, tapi harus terus menaikan kapasitas dan kompetensi, salah satunya melalui pendidikan ini. Kita harapkan Bangsa Indonesia semakin kuat saat kepemimpinan daerahnya hebat,” ujar Akhmad Wiyagus saat membuka kegiatan, Kamis (3/9/2026), di Jakarta.
Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan mengikuti KPPD yang digelar Lemhannas bersama Kemendagri dan Purnomo Yusgiantoro Center.
Ia berharap pendidikan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penguatan kepemimpinannya dan pembangunan Kabupaten Siak.
“Saya tetap memantau pemerintahan dan persoalan di Siak selama pendidikan. Sudah dititip juga pada Bapak Wakil Bupati dan Sekda, memastikan semua pekerjaan dan pelayanan berjalan baik. Semoga dari kegiatan ini nantinya bisa bermanfaat untuk semakin kokoh memimpin Siak,” kata Afni saat dikonfirmasi.
29 Kepala Daerah Peserta KPPD Angkatan IV
Sebanyak 29 kepala daerah mengikuti KPPD Angkatan IV Tahun 2026 di Jakarta.
Mereka yakni Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Bupati Sorong Johny Kamuru, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote, Bupati Dogiyai Yudas Tebai, Bupati Tolikara Willem Wandik, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, dan Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Selanjutnya Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Bupati Bulungan Syarwani, Wali Kota Kupang Christian Widodo, Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Wali Kota Banjarmasin M. Yamin Hr, Bupati Kotabaru Muh. Rusli, dan Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Kemudian Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman, Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih.
Bupati Siak Afni Zulkifli, Bupati Kolaka Amri Jamaluddin, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, dan Bupati Wakatobi Haliana.*





