BeritaPadang PariamanSumbarUtama

Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Labuan Baruak Pessel Ternyata Mahasiswa KKN ISI Padang Panjang

×

Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Labuan Baruak Pessel Ternyata Mahasiswa KKN ISI Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Labuan Baruak Ternyata Mahasiswa KKN ISI Padang Panjang
Ilustrasi

INGATLAH.COM – Remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di kawasan Pantai Labuan Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, ternyata mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang.

Korban diketahui seorang laki-laki bernama Rayhan Eriyandi (21).

Ia dilaporkan hilang saat mandi-mandi di kawasan pantai tersebut pada Rabu (19/8/2026) sore.

Komandan Tim SAR Padang, Wahyu Hidayat, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan korban merupakan mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan kegiatan di Kecamatan Batang Kapas.

“Ya, benar. Seorang mahasiswa KKN ISI Padang Panjang, nama Reyhan, dilaporkan hanyut saat mandi-mandi,” kata Wahyu, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga  Begini Kronologi Tenggelamnya Kapal Pompong di Pelabuhan Tanjung Buton Siak

Menurut Wahyu, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, korban berada di kawasan Pantai Labuan Baruak untuk mandi-mandi sebelum akhirnya diduga terseret ombak dan hilang.

“Dugaan sementara terseret ombak saat mandi-mandi,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Upaya penyisiran dilakukan hingga Rabu malam, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban.

Baca Juga  Karyawan Rumah Makan di Pekanbaru Tewas Kena Tikam, Ini Motifnya

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI AL, Polairud, Polsek Batang Kapas, camat, wali nagari, serta masyarakat setempat.

Wahyu mengatakan, pencarian pada Kamis dilakukan dengan memperluas area penyisiran.

Tim SAR memulai pencarian dari kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok Painan.

“Karena belum membuahkan hasil kemarin, jadi bersama tim gabungan kita melanjutkan pencarian hari ini. Kami memulai penyisiran dari TPI Carocok Painan,” jelasnya.

Hingga Kamis pagi, korban masih belum ditemukan.

Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir kawasan perairan dan pesisir untuk menemukan korban.