HukrimDumaiRiauUtama

Kapal TKI Tujuan Malaysia Terbalik di Perairan Rupat, 3 Orang Masih Hilang

×

Kapal TKI Tujuan Malaysia Terbalik di Perairan Rupat, 3 Orang Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
Kapal TKI Tujuan Malaysia Terbalik di Perairan Rupat, 3 Orang Masih Hilang
Kapal TKI Tujuan Malaysia Terbalik di Perairan Rupat, 3 Orang Masih Hilang

INGATLAH.COM – Kapal yang diduga mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia tenggelam setelah diterjang cuaca buruk di perairan Pulau Rupat, Kota Dumai, Riau, Jumat (14/8/2026) malam.

Dalam insiden tersebut, tiga orang dilaporkan masih hilang dan hingga Sabtu (15/8/2026) masih dalam pencarian tim Search and Rescue (SAR).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal tersebut dari Kanit Polair Dumai.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ketika kapal dalam perjalanan dari Rupat menuju Malaysia.

“Informasi awal yang kami terima, kapal berangkat sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan speedboat dengan dua mesin. Saat berada di perairan Pulau Rupat, kapal menghadapi cuaca buruk berupa hujan lebat, angin kencang dan badai hingga akhirnya terbalik,” kata Budi Cahyadi.

Baca Juga  Bupati Mentawai Klarifikasi Insiden di Kapal Turis, Ini Penjelasannya

Menurutnya, setelah kapal terbalik, sejumlah penumpang dilaporkan hanyut dan berusaha meminta pertolongan.

Beberapa korban kemudian berhasil ditemukan dan mendapat pertolongan dari kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Korban yang berhasil ditemukan kemudian dibawa menuju Dumai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, berdasarkan informasi awal dari kepolisian, masih ada tiga orang yang diperkirakan hilang,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru langsung mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang.

Sebanyak 11 personel Rescuer Unit Siaga SAR Dumai diberangkatkan menggunakan Kapal Negara (KN) RB 218 Dumai menuju lokasi kejadian.

Baca Juga  Kapal Pompong yang Tenggelam di Siak Diduga Karena Terseret Arus Kuat

Budi mengatakan, tim SAR akan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kapal dilaporkan terbalik, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut yang dapat memengaruhi pergerakan korban.

“Kami sudah mengerahkan personel dan sarana yang ada untuk melakukan pencarian. Tim di lapangan akan menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat,” katanya.

Ia menambahkan, operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Tim SAR juga berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memperluas pencarian apabila diperlukan.

Hingga Sabtu, tiga orang yang diduga menjadi korban kapal tenggelam tersebut masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di perairan Pulau Rupat untuk menemukan keberadaan para korban.