PadangBeritaSumbarUtama

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berlanjut, Galodo dan Longsor Intai Padang

×

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berlanjut, Galodo dan Longsor Intai Padang

Sebarkan artikel ini
Petugas mengevakuasi warga yang terjebak banjir di kota padang. (Foto: klikpositif)
Petugas mengevakuasi warga yang terjebak banjir di kota padang. (Foto: klikpositif)

INGATLAH – Di tengah banjir yang melanda Kota Padang, ancaman bencana hidrometeorologi masih terus mengintai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang masih dapat terjadi pada Senin (3/8/2026).

Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu meluasnya banjir, luapan sungai, hingga longsor di sejumlah kawasan.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

Baca Juga  Instruktur Safety Riding Honda Edukasi Ratusan Ribu Masyarakat Sepanjang 2024

Selain banjir, galodo dilaporkan menerjang kawasan Gunung Sarik. Air bah menghantam tepian sungai yang berbatasan langsung dengan jalan.

Di kawasan Bukik Rumah Tigo juga terjadi longsor yang membawa material tanah ke sekitar permukiman.

Di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, banjir membawa lumpur dan sedimen hingga memasuki rumah-rumah warga.

Sementara itu, material kayu berukuran besar hanyut terbawa arus Batang Kuranji hingga ke kawasan Siteba.

Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar segera melakukan evakuasi mandiri dan tidak menunggu kondisi semakin memburuk.

Baca Juga  Dari Padang ke Jakarta, Kingfahd Hariyona Sabet Juara 3 Spelling Bee Sumbar

“Warga diminta menjauh dari aliran sungai dan tetap tenang. Petugas sudah berada di lapangan,” ujar Hendri.

BMKG memperkirakan potensi hujan lebat masih berlangsung hingga sore hari.

Masyarakat di kawasan rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan serta segera mengungsi jika kondisi dinilai membahayakan.