RiauKampar

Buruh Asal Bandung Tenggelam di Sungai Kampar, Kapolsek Turun Langsung Pimpin Pencarian

×

Buruh Asal Bandung Tenggelam di Sungai Kampar, Kapolsek Turun Langsung Pimpin Pencarian

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Upaya pencarian terhadap seorang pekerja asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar terus dilakukan hingga Minggu (7/6/2026) sore. Korban bernama Cepi Ahmad Munawar (34) hilang setelah diduga terseret arus saat berenang di kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses pencarian bersama personel Polsek Kampar, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB terkait adanya seorang pria yang terbawa arus Sungai Kampar.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung mengerahkan Kanit Reskrim IPDA David Gusmanto bersama personel piket menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan membantu proses pencarian,” kata AKP Asdisyah.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa itu bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya, Dede Oleh Nurdiansyah (32) dan Wawan Setiawan (32), sedang memancing di tepian Sungai Kampar.

Awalnya mereka memancing di area perairan dangkal. Namun setelah berpindah ke bagian hilir sungai, korban dan Dede memutuskan untuk berenang. Tanpa disadari, keduanya memasuki bagian sungai yang memiliki kedalaman lebih dalam dengan arus yang cukup kuat.

Baca Juga  Bukan Sekadar Imbauan, Kapolsek Bukit Raya Blusukan ke Pasar Dupa Pantau Kamtibmas

Akibat derasnya arus, korban dan Dede sempat terseret. Dede berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai, sementara Cepi Ahmad Munawar terus terbawa arus.

“Korban sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya hilang dari pandangan. Rekannya yang berada di tepi sungai langsung meminta bantuan warga sekitar,” ungkap Kapolsek.

Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus Sungai Kampar membuat korban tidak dapat dijangkau dan akhirnya tenggelam.

Dede Oleh Nurdiansyah yang berhasil selamat kemudian dievakuasi warga dan dibawa ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 14.45 WIB, tim gabungan BPBD Kampar dan Dinas Pemadam Kebakaran serta Penyelamatan tiba di lokasi dengan membawa perlengkapan pencarian dan penyelamatan. Tim langsung melakukan pemetaan lokasi serta menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi area hanyutnya korban.

Dua saksi di lokasi, yakni Andri Arjuna (37), seorang sopir asal Rumbai Palas, Pekanbaru, dan Ali Yus (49), petani asal wilayah yang sama, mengaku langsung berupaya mencari bantuan ketika mendengar teriakan minta tolong dari tengah sungai.

Baca Juga  290 Asrama Terbakar, Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kini Tinggal di Tenda Darurat

“Kami langsung memanggil warga sekitar untuk membantu. Namun arus sungai sangat deras sehingga korban sulit dijangkau sebelum akhirnya tenggelam,” ujar salah seorang saksi.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, membantu proses pencarian korban, berkoordinasi dengan pihak keluarga, serta mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Kampar juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan Sungai Kampar, terutama saat musim dengan kondisi arus yang tidak menentu.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jangan berenang di lokasi yang belum diketahui kedalamannya dan jangan meremehkan kekuatan arus sungai,” tegas AKP Asdisyah.

Diketahui, korban bersama rekan-rekannya berasal dari Jawa Barat dan sedang bekerja di Provinsi Riau. Pihak keluarga korban telah dihubungi dan dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Kampar.

Hingga Minggu malam, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan berharap korban dapat segera ditemukan sehingga dapat diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak.