RiauPekanbaru

Tahanan Kabur dari Ruang Reskrim Polres Rohil, Pengamanan Polisi Jadi Sorotan

×

Tahanan Kabur dari Ruang Reskrim Polres Rohil, Pengamanan Polisi Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pengawasan tahanan di lingkungan kepolisian kembali menjadi perhatian publik setelah seorang tahanan dilaporkan melarikan diri dari ruang Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pekan lalu saat lima orang tahanan dibawa (dibon) ke ruang Reskrim untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Dalam proses itu, satu tahanan yang diduga terlibat kasus penggelapan dan penipuan berpura-pura meminta izin ke kamar mandi dan berhasil mengecoh petugas hingga melarikan diri.

Diketahui tahanan tersebut kabur melalui kamar mandi yang berada di area ruang Reskrim Polres Rohil.

Baca Juga  Pengendara Satria FU Kritis Usai Tabrak Honda HR-V di Jalan Naga Sakti Pekanbaru

Hingga kini, identitas lengkap tahanan yang melarikan diri, belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian seolah ditutup-tutupi.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Insiden ini menambah daftar kasus tahanan kabur di wilayah hukum Polda Riau.

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Polres Kampar. Bahkan, dilaporkan masih ada tahanan yang belum berhasil ditangkap kembali hingga saat ini.

Baca Juga  Polsek Tapung Ajak Pelajar Jadi Pelopor Lingkungan, 100 Bibit Pohon Ditanam di Petapahan

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap sistem pengamanan dan pengawasan tahanan, terutama saat proses pemeriksaan berlangsung di lingkungan kepolisian.

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi dan diharapkan pihak kepolisian memiliki evaluasi serius agar tidak terus berulang kembali.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai langkah pengejaran yang dilakukan Polres Rohil maupun kemungkinan sanksi internal terhadap petugas terkait.

Publik pun menunggu penjelasan terbuka dari pihak kepolisian guna memastikan peningkatan standar pengamanan tahanan ke depan.