INGATLAH.COM – Pria muda berinisial SW (19) yang tewas diduga menjadi korban penganiayaan massa di wilayah Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Kamis (23/10/2025) dini hari.
SW sebelumnya dituduh warga kerap melakukan pencurian di lingkungan sekitar dan pada saat aksinya itu diketahui oleh warga hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Ricardo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika SW diduga masuk ke pekarangan rumah warga pada malam kejadian.
“Diduga SW ini masuk ke dalam pekarangan rumah warga pada Kamis dini hari. Saat tertangkap, warga sempat melakukan pemukulan dan membawa yang bersangkutan ke pos kamling,” ujar Kompol David Ricardo, Senin (27/10/2025).
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan SW. Namun, setelah diamankan SW dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, dokter menyatakan SW telah meninggal dunia.
“Kami langsung mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke rumah sakit untuk penanganan medis. Namun, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia,” ungkap Kompol David.
Saat ini, penyidik Polsek Bukit Raya masih memproses kasus tersebut. Pihaknya juga telah melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau serta memeriksa enam orang saksi yang diduga mengetahui kejadian itu.
“Perkara ini sedang kami tangani dan penyidik telah memeriksa enam orang saksi. Kami juga sudah melakukan visum di RS Bhayangkara dan akan segera kami gelar untuk penetapan tersangka,” jelasnya.
Kompol David juga menuturkan, awalnya keluarga korban tidak membuat laporan polisi. Namun, setelah menerima kabar kematian SW, keluarga datang ke Polsek Bukit Raya untuk memberikan klarifikasi dan keterangan.
“Awalnya keluarga tidak membuat laporan, tetapi kami tetap membuatkan Laporan Polisi Awal (LPA). Kini pihak keluarga sudah datang dan memberikan keterangan resmi. Jadi tetap satu laporan, tidak terpisah,” katanya.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, SW sebelumnya memang sering dilaporkan warga karena dugaan pencurian. Ia sudah beberapa kali dimediasi setelah tertangkap melakukan aksi serupa.
Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut untuk menentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas penganiayaan yang menewaskan SW.
“Yang bersangkutan sudah beberapa kali diduga melakukan pencurian, bahkan sudah dimediasi oleh para korban sebelumnya. Namun kali ini dia kembali tertangkap tangan oleh warga saat mencoba masuk ke rumah. Warga marah dan terjadilah penganiayaan yang berujung kematian,” ujar Kompol David.





