INGATLAH — Sebanyak tujuh jemaah haji asal Riau dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji 2025 di Tanah Suci.
Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hilir.
Kepala Bidang Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau, Defizon, mengatakan para jemaah tersebut tergabung dalam kloter 04, 06, 08, 09, dan 15 Embarkasi Batam.
“Total ada tujuh jemaah asal Riau yang wafat di Tanah Suci. Mereka berasal dari empat kabupaten/kota berbeda,” kata Defizon, Senin (16/6/2025).
Berikut data lengkap jemaah yang meninggal:
1. Reni Maifida Zainal Muhammad (53) – Kloter BTH-08 – Kabupaten Pelalawan
2. Nifzar Rachman bin Abdur Rahman Bulat – Kloter BTH-04 – Kota Pekanbaru
3. Usman Jalil (81) – Kloter BTH-09 – Kabupaten Kepulauan Meranti
4. Yurniaty Maah Abdullah (74) – Kloter BTH-06 – Kota Pekanbaru
5. Oncu Buwang Ahmad – Kloter BTH-08 – Kabupaten Pelalawan
6. Irpanuddin bin Mahmud Syukur (82) – Kloter BTH-09 – Kabupaten Kepulauan Meranti
7. Tio Powijoyo – Kloter BTH-15 – Kabupaten Rokan Hilir
Sementara itu, proses kepulangan jemaah haji asal Riau terus berlangsung. Pada Minggu (15/6/2025), sebanyak 873 jemaah dari kloter 3 dan 4 telah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Mereka turut didampingi enam petugas haji daerah serta delapan petugas kloter.
Namun, satu jemaah dari kloter tersebut belum bisa pulang karena mengalami gangguan pernapasan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Batam.
“Total ada 873 jemaah haji yang sudah tiba di Pekanbaru, ditambah 14 petugas,” ujar Defizon.
Kemenag Riau memastikan pemantauan terus dilakukan terhadap seluruh jemaah, baik yang masih di Tanah Suci maupun yang dalam perjalanan pulang ke tanah air.





