Berita

Mahyeldi Dorong Pengembangan Wisata Banda Gadang, Daya Tarik Baru Tanah Datar

×

Mahyeldi Dorong Pengembangan Wisata Banda Gadang, Daya Tarik Baru Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Calon Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, melakukan kunjungan ke Wisata Banda Gadang, sebuah objek wisata alam yang berkembang di Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (27/10).

Destinasi ini menjadi viral di media sosial, terutama berkat keindahan alamnya yang memikat serta pemandangan latar Gunung Marapi yang menjulang, menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah selama enam bulan terakhir.

Alan, seorang pemuda lokal sekaligus penggagas Wisata Banda Gadang, mengungkapkan bahwa kawasan ini selalu ramai pengunjung, terutama pada akhir pekan.

“Pengunjung selalu ramai, hanya saat magrib saja mereka pulang,” ujarnya.

Saat ini, tim pengelola sedang melakukan penataan untuk membuat kawasan wisata ini lebih rapi dan menarik.

Di kawasan wisata Banda Gadang, terdapat sekitar 16 pedagang UMKM yang mencari nafkah.

Alan menjelaskan bahwa para pedagang di sini nantinya akan diseragamkan untuk menciptakan kesan rapi dan indah bagi para pengunjung.

Selain itu, daya tarik utama yang membuat wisatawan semakin tertarik datang adalah keberadaan ikan-ikan besar di aliran mata air yang jernih.

Baca Juga  Kebakaran Landa Pasar Raya Padang, Tiga Petak Toko Milik Dinas Perdagangan Rusak Berat

Wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan alam, tetapi juga memberi makan ikan serta merasakan terapi kaki yang unik dari ikan-ikan tersebut.

Alan pun mengungkapkan rencananya untuk menambah ikan hias jenis koi agar semakin mempercantik kolam wisata, serta menyekat area ikan untuk pengelolaan yang lebih baik.

“Kondisi air di sini tidak pernah susut, Alhamdulillah. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.

Mahyeldi Usulkan Dukungan untuk Pengembangan Lingkungan dan UMKM

Dalam kunjungannya, Mahyeldi memberikan apresiasi kepada para pemuda Minangkabau atas upaya mereka dalam mengembangkan potensi wisata lokal.

Ia menyarankan agar pengelola wisata Banda Gadang menanam bunga-bunga dan tanaman madu yang bisa mendukung keberlanjutan lingkungan dan juga menambah keindahan area tersebut.

“Bisa juga sampah dipisahkan antara organik dan plastik agar dapat diolah, yang organik bisa menjadi pupuk dan bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan,” ujar Mahyeldi.

Ia pun berkomitmen untuk mendukung wisata ini dengan bantuan alat pencacah sampah organik, sehingga sampah tersebut dapat diolah menjadi pupuk yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM di Nagari Minangkabau.

Baca Juga  Pembangunan Rumah Relokasi Terpadu di Tanah Datar Dimulai, Mahyeldi Minta Selesai Sebelum Waktunya

Selain itu, ia menyebutkan bahwa tempat ini juga berpotensi sebagai lokasi edukasi masyarakat, terutama anak-anak, dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan maggot sebagai pakan ikan.

Potensi Wisata Edukasi dan Ekowisata

Mahyeldi juga menyebutkan bahwa Wisata Banda Gadang bisa dikembangkan sebagai pusat edukasi bagi masyarakat dan anak-anak mengenai pengelolaan lingkungan dan sampah.

Dengan banyaknya ikan yang hidup subur di aliran air Banda Gadang, Mahyeldi optimis bahwa kawasan ini dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Selain menikmati pemandangan dan terapi ikan, pengunjung bisa belajar cara mengelola sampah secara mandiri, sehingga wisata ini dapat berkembang menjadi destinasi ekowisata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan segala potensi yang ada, Wisata Banda Gadang tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi pengelolaan wisata yang ramah lingkungan dan mampu mendongkrak ekonomi lokal. (*)