INGATLAH.COM – Sebanyak 30 personel gabungan Polres Kampar dan Polsek Tambang dikerahkan untuk mengamankan arus lalu lintas di depan SMPN 2 Tambang, Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (26/10/2026) pukul 06.30 WIB. Pengamanan melalui kegiatan strong point tersebut dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.
Penempatan personel ini difokuskan pada jam masuk sekolah, ketika kendaraan dan aktivitas antar-jemput pelajar meningkat. Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, memantau pergerakan siswa, serta membantu menjaga keselamatan pelajar di sepanjang jalur depan sekolah.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., mengatakan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga kelancaran kendaraan di kawasan pendidikan.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya untuk mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada siswa, guru, dan orang tua yang beraktivitas pada pagi hari.
“Kami ingin memastikan arus lalu lintas lancar, terhindar dari kemacetan, dan mencegah terjadinya kecelakaan di sekitar lingkungan sekolah. Ini adalah bentuk nyata Polisi Bersama Masyarakat,” kata Boby.
Dalam pelaksanaannya, personel turut mengingatkan pengendara agar tidak memacu kendaraan saat melintasi kawasan sekolah. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan memberikan prioritas keselamatan kepada siswa yang menyeberang jalan.
Kegiatan tersebut melibatkan para pejabat utama Polres Kampar, personel Seksi Humas, serta personel gabungan Satlantas Polres Kampar dan Polsek Tambang. Selama pengamanan berlangsung, situasi lalu lintas di lokasi terpantau tertib dan lancar berdasarkan laporan kegiatan.
Polres Kampar berkomitmen melanjutkan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, khususnya kawasan sekolah dan lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan maupun kecelakaan. Langkah ini menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman bagi masyarakat.





