INGATLAH.COM, — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau mendorong Polsek Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), memperkuat sistem deteksi dan respons cepat. Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto mengusulkan pembentukan wadah komunikasi lintas sektor agar laporan titik api dapat segera ditindaklanjuti.
Gagasan itu disampaikan dalam apel kesiapsiagaan dan rapat koordinasi mitigasi Karhutla bersama Forkopimcam dan para pemangku kepentingan di Aula Kantor Camat Batu Hampar, Jalan Lintas Baa, Kelurahan Bantaian Hilir, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan tersebut diikuti Camat Batu Hampar Wawan Kurniawan, tim Mabes TNI, Danramil Bangko, Polsek Batu Hampar, Babinsa, para penghulu dan lurah, PT Sindora Seraya, Damkar perusahaan serta Tim MPA se-Kecamatan Batu Hampar.
Kapolsek IPTU Irfan Siswanto mengatakan, kondisi memasuki musim kemarau membutuhkan kesiapsiagaan bersama. Karena itu, TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat harus memiliki pola komunikasi yang cepat ketika potensi Karhutla ditemukan.
Salah satu langkah yang diusulkan adalah membentuk grup WhatsApp khusus penanganan Karhutla se-Kecamatan Batu Hampar. Wadah tersebut nantinya dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara cepat mengenai lokasi api, melakukan koordinasi personel serta menggerakkan tim gabungan ke lokasi.
“Apabila terjadi Karhutla, kita bisa memberitahu secara cepat melalui grup yang berisikan tim penanganan Karhutla se-Kecamatan Batu Hampar, sehingga penanganan bisa dilakukan bersama-sama,” kata Irfan.
Selain mempercepat komunikasi, Kapolsek meminta patroli bersama dan sosialisasi kepada masyarakat terus ditingkatkan. Upaya tersebut diarahkan untuk mencegah kebakaran sejak dini sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap dampak Karhutla.
Camat Batu Hampar Wawan Kurniawan juga meminta seluruh desa dan kelurahan memastikan sarana pemadam siap digunakan. Pemeriksaan dan pemeliharaan peralatan Damkar dinilai penting agar seluruh perangkat benar-benar berfungsi saat dibutuhkan.
Para penghulu dan lurah menyatakan siap mendukung langkah tersebut. Tim MPA di masing-masing desa dan kelurahan disebut telah disiapkan untuk membantu pencegahan serta pengendalian Karhutla, termasuk kesiapan mesin pemadam.
Sementara PT Sindora Seraya menyatakan komitmen mendukung penanganan Karhutla selama 1×24 jam. Perusahaan siap menurunkan personel ke lapangan dan bekerja bersama tim gabungan apabila terjadi kebakaran.
Koordinasi yang berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB tersebut ditutup dengan komitmen seluruh unsur untuk memperkuat deteksi dini, patroli dan respons cepat terhadap potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Batu Hampar.





