Berita

Lima SMP di Padang Tampilkan Inovasi Sekolah Sehat dalam Ekspose Tingkat Kota

×

Lima SMP di Padang Tampilkan Inovasi Sekolah Sehat dalam Ekspose Tingkat Kota

Sebarkan artikel ini

PADANG – Lima sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Padang memaparkan berbagai program dan inovasi dalam Ekspose Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Strata Standar Tingkat Kota Padang 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Kamis (3/9/2026), dengan menghadirkan tim juri serta perwakilan sekolah yang mengikuti penilaian.

Lima sekolah yang tampil dalam jenjang SMP tersebut yakni SMPN 8 Padang, SMPN 25 Padang, SMPN 11 Padang, SMP Semen Padang, dan SMP Pembangunan Laboratorium UNP.

Masing-masing sekolah memaparkan kesiapan serta inovasi yang diterapkan untuk membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala SMPN 25 Padang, Herry Susanto, mengatakan persiapan sekolah dilakukan secara terarah, salah satunya melalui pembentukan Tim Sekolah Sehat dan kerja sama dengan berbagai pihak.

SMPN 25 Padang menjalin MoU dengan Puskesmas, KUA, DLH, Bank Sampah, serta Dinas Sosial untuk mendukung pelaksanaan berbagai program sekolah sehat.

Baca Juga  Oppo A6 dan A6x Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh

Salah satu inovasi yang diangkat adalah program “Kamus Biru” atau Kajian Muslimah Berkarakter, Inovatif, dan Up to Date. Program yang berlangsung setiap Jumat tersebut ditujukan bagi siswi perempuan dengan kegiatan berupa edukasi kesehatan reproduksi oleh tenaga medis, pembinaan karakter, serta keterampilan menyulam dan ecoprint.

Sekolah juga memanfaatkan lahan tidur untuk tanaman pangan dan kolam budidaya. Penggunaan komposter serta kegiatan daur ulang sampah turut dilakukan sebagai bagian dari penerapan lingkungan sehat.

“Sebagian besar program tentu sudah kita implementasikan, baik pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, penerapan lingkungan sehat, kemudian kita melakukan MoU juga dengan berbagai pihak yang nantinya tentunya MoU ini akan mendukung proses implementasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan sekolah sehat,” jelas Herry.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam lomba tidak hanya dipandang sebagai ajang untuk mendapatkan hasil penilaian. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal bagi sekolah untuk terus meningkatkan penerapan pendidikan lingkungan kepada siswa.

Baca Juga  Pacu Kuda Gubernur Cup 2024 di Payakumbuh Siap Hibur Pecinta Olahraga Tradisional

Sementara itu, Wakil Kesiswaan SMP Semen Padang, Nasrul, menyampaikan bahwa persiapan sekolahnya didukung pengalaman sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.

SMP Semen Padang saat ini membina 408 siswa yang terdiri dari 207 laki-laki dan 191 perempuan. Dalam penerapan program sekolah sehat, pihak sekolah berfokus pada empat pilar sekolah sehat dengan pembagian tugas melalui SK Guru, pembenahan administrasi, serta penataan fasilitas lapangan.

Pelaksanaan program juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari sekolah, orang tua siswa, DLH, Biro K3LH, Puskesmas, hingga pihak kecamatan dan kelurahan.

“Persiapan sekolah kami, baik itu yang berkaitan dengan administrasi, berkaitan dengan lapangan, siswa, guru, orang tua, alhamdulillah sudah kami rancang dengan baik. Hal ini bisa kami manajemen dengan cara berkolaborasi, berinteraksi, dan saling kerja sama guna untuk mewujudkan Sekolah Sehat SMP Semen Padang,” pungkas Nasrul.