INGATLAH.COM – Lima Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) mengunjungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para Pasis untuk mengenal lebih jauh tugas dan pelaksanaan operasi pencarian serta pertolongan (SAR), khususnya dalam menangani berbagai kondisi darurat di wilayah Provinsi Riau.
Rombongan dipimpin Dosen Kolonel Inf Hari Susanto dan Patun Kolonel Czi Agung Isa Rakhman.
Mereka datang bersama lima Pasis Dikreg Seskoad, yakni Mayor Inf Arief Rachman, Mayor Cku Sutarman, Mayor Inf Putut Ardiansyah, Mayor Inf Jefry S. Simbolon, serta Mayor Ckm dr. Doni Saputera.
Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, para Pasis mendapat penjelasan mengenai ruang lingkup pekerjaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru.
Materi yang disampaikan mencakup pelaksanaan operasi SAR ketika masyarakat menghadapi kecelakaan, bencana, kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa maupun keadaan darurat lainnya.
Tak hanya menerima pemaparan, rombongan juga diajak melihat langsung fasilitas pendukung yang dimiliki Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru.
Berbagai sarana dan prasarana, peralatan serta Alat Utama Sistem (Alut) SAR diperkenalkan kepada rombongan.
Budi Cahyadi mengatakan, kerja sama lintas instansi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan operasi SAR.
Menurutnya, keterlibatan TNI Angkatan Darat bersama unsur terkait lainnya dibutuhkan agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara maksimal.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus bertukar informasi dan pengalaman terkait penanganan kondisi darurat serta pelaksanaan operasi di lapangan. Sinergi dan koordinasi antarinstansi sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Cahyadi.
Melalui kunjungan tersebut, para Pasis Seskoad diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai tantangan dan dinamika yang dihadapi petugas SAR dalam melaksanakan operasi di wilayah Riau.
Selain memperluas pemahaman terkait tugas SAR, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara unsur TNI dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan dalam menghadapi potensi bencana maupun keadaan darurat.





