OlahragaKuantan SingingiRiau

Viral Jadi Timbo Ruang Pacu Jalur, Bripka Asril Buktikan Polisi Bisa Menjaga Budaya

×

Viral Jadi Timbo Ruang Pacu Jalur, Bripka Asril Buktikan Polisi Bisa Menjaga Budaya

Sebarkan artikel ini
Viral Jadi Timbo Ruang Pacu Jalur, Bripka Asril Buktikan Polisi Bisa Menjaga Budaya
Viral Jadi Timbo Ruang Pacu Jalur, Bripka Asril Buktikan Polisi Bisa Menjaga Budaya

INGATLAH.COM – Sosok Bripka Asril, Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik, Polres Kuantan Singingi, mendadak menjadi perhatian publik.

Hal itu setelah video dirinya menjadi timbo ruang Jalur Endang Rumus dari Desa Banjar Guntung viral di media sosial.

Di balik aksi yang memukau di atas jalur tersebut, tersimpan pesan yang lebih dalam.

Kehadiran Bripka Asril bukan sekadar mengikuti tradisi Pacu Jalur, tetapi menjadi bukti nyata bagaimana anggota Polri dapat membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelestarian budaya lokal.

Bripka Asril diketahui membina lima desa di Kecamatan Kuantan Mudik, yakni Desa Bukit Pedusunan, Desa Luai, Desa Seberang Pantai, Desa Banjar Guntung, dan Desa Rantau Sialang.

Sejak dipercaya mengemban tugas sebagai Bhabinkamtibmas pada 2021, ia aktif mendampingi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk tradisi Pacu Jalur yang menjadi ikon sekaligus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menilai viralnya video tersebut bukan semata karena Bripka Asril berada di atas jalur, melainkan karena masyarakat melihat sosok polisi yang benar-benar hadir, membaur, dan menjadi bagian dari kehidupan warga.

Baca Juga  Perbakin Sumbar Dukung Penuh Tommy Irawan Sandra Maju sebagai Ketua KONI

“Menjadi Bhabinkamtibmas berarti membangun kepercayaan. Kepercayaan itu tidak hanya lahir melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran, kepedulian, dan keterlibatan dalam kehidupan masyarakat. Apa yang dilakukan Bripka Asril menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menjaga budaya yang menjadi identitas daerah,” ujar Hidayat, Jumat (24/7/2026).

Lulusan Akpol 2007 itu menegaskan, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan tradisional, tetapi ruang yang menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.

Karena itu, keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan budaya merupakan bagian dari upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

“Kami terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk mengenal masyarakatnya, memahami budaya lokal, serta hadir dalam setiap kegiatan positif. Semakin dekat polisi dengan masyarakat, semakin kuat pula kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Sementara itu, Bripka Asril mengaku tidak pernah berniat mencari popularitas.

Menurutnya, keikutsertaannya sebagai timbo ruang merupakan bentuk amanah dari masyarakat Desa Banjar Guntung yang mempercayainya menjadi bagian dari Jalur Endang Rumus.

“Sebagai Bhabinkamtibmas, saya ingin menjadi bagian dari masyarakat yang saya bina. Ketika mereka mengajak saya terlibat dalam Pacu Jalur, saya menerimanya sebagai bentuk kebersamaan. Tradisi ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

Baca Juga  Terjawab! Ini Alasan Aji Santoso Mundur Sebagai Pelatih PSPS Pekanbaru

Tak banyak yang mengetahui, sebelum menjadi anggota Polri, Bripka Asril merupakan atlet dayung berprestasi asal Riau.

Ia bergabung dengan Korps Bhayangkara melalui jalur prestasi setelah sebelumnya tampil membela Provinsi Riau pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sejak 2006, ia juga pernah bertugas di Satuan Brimob Polda Riau.

Pengalaman sebagai atlet dayung membuatnya memahami karakter jalur dan teknik perlombaan.

Namun, bagi Asril, nilai terbesar dari Pacu Jalur bukanlah kemenangan semata, melainkan semangat gotong royong, kekompakan, dan persaudaraan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Ia berharap viralnya video tersebut dapat menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis.

“Saya berharap momen ini dapat menginspirasi semakin banyak anggota Polri untuk membangun hubungan yang erat dengan masyarakat melalui kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan terhadap budaya lokal,” tutupnya.