UtamaHukrimSiak

Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Siak Babak Belur Diamuk Massa

×

Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Siak Babak Belur Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Terduga Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Siak Babak Belur Diamuk Massa
Terduga Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Siak Babak Belur Diamuk Massa. Foto by Riauterkini.com

INGATLAH.COM – Warga Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswi berinisial SSR (19) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (1/7/2026).

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban, sementara pihak keluarga menduga korban menjadi korban tindak pembunuhan.

Dikutip dari riauaktual.com, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah rumah di RT 003 RW 006, Dusun Kandis, Desa Kandis, Kecamatan Kandis.

Tak lama setelah kejadian, sekitar pukul 13.30 WIB, warga berhasil menemukan seorang pria berinisial BS (37) yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut di kawasan KM 83 Kandis.

Baca Juga  Harimau Sumatera Serang Pekerja di Camp Hutan, Korban Tewas di Tempat

Suasana sempat memanas. Emosi warga yang tersulut membuat pria tersebut menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami sejumlah luka.

Beruntung, aparat keamanan segera datang ke lokasi dan berhasil mengendalikan situasi sebelum aksi massa semakin meluas. Pria tersebut kemudian dievakuasi untuk menghindari tindakan anarkis.

“Beruntung ada aparat Babinsa yang mengamankan situasi. Sekitar pukul 14.00 WIB yang bersangkutan dibawa ke Polsek Kandis untuk menghindari tindakan anarkis warga,” ujar abang korban, Robert.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut.

Baca Juga  Begini Kronologi Dokter Magang Ditemukan Tewas di Siak

“Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan. Penyebab korban meninggal belum bisa kami pastikan karena belum ada keterangan resmi dari dokter,” kata Raja Kosmos.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban.

Penyidik juga mendalami keterkaitan pria yang telah diamankan dengan peristiwa tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi yang masih terus berlangsung.