RiauPekanbaru

Vendor PLN Akhirnya Perbaiki Jalan Nelayan Selatpanjang Usai Disurati Tiga Kali oleh PUPR

×

Vendor PLN Akhirnya Perbaiki Jalan Nelayan Selatpanjang Usai Disurati Tiga Kali oleh PUPR

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kerusakan Jalan Nelayan di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang sempat dikeluhkan masyarakat akhirnya mulai diperbaiki. Jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat aktivitas pengangkutan mesin pembangkit listrik oleh vendor PLN pada akhir tahun 2025 lalu.

Perbaikan dilakukan setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepulauan Meranti melayangkan surat teguran hingga tiga kali kepada pihak PLN, bahkan disertai ultimatum saat peninjauan lapangan.

Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang, Roni, saat dikonfirmasi pada Sabtu (9/5/2026), membenarkan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti hasil peninjauan bersama PUPR dengan meminta vendor bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan.

“Kami langsung mendesak vendor agar segera melakukan perbaikan Jalan Nelayan. Saat ini perbaikan sudah dikerjakan,” ujar Roni.

Baca Juga  Hari Ketiga Karhutla 1,8 Hektare di Banda Raya Terus Didinginkan, Personel Berjibaku

Ia menjelaskan, pekerjaan perbaikan sepenuhnya dilakukan oleh vendor PLN secara teknis, dengan metode pengecoran pada badan jalan yang mengalami kerusakan.

“Bisa dilihat langsung di lapangan, pengerjaan sudah berjalan dan kemungkinan segera selesai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, menegaskan bahwa Jalan Nelayan merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat sehingga perbaikannya tidak boleh ditunda.

Menurutnya, pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan langkah alternatif apabila pihak vendor tidak memenuhi tanggung jawabnya.

“Jalan ini akses penting masyarakat. Karena itu harus segera diperbaiki. Jika tidak ditindaklanjuti, maka pemerintah daerah yang akan memperbaikinya melalui anggaran daerah,” tegas Rahmat Kurnia.

Sebelumnya, Dinas PUPR Kepulauan Meranti melakukan peninjauan kondisi Jalan Nelayan pada Jumat (24/4/2026). Dari hasil pemeriksaan diketahui kerusakan terjadi setelah kendaraan bertonase tinggi yang membawa mesin pembangkit listrik PLN melintasi jalur tersebut.

Baca Juga  Harimau Sumatera Terkam Pekerja di Siak, Korban Selamat Berkat Sorotan Lampu Ekskavator

Kepala Dinas PUPR yang akrab disapa Aang itu menjelaskan, pihak vendor PLN sebenarnya telah mengajukan izin melintas melalui surat tertanggal 29 Oktober 2025. Namun setelah proses pengangkutan selesai, muncul sejumlah titik kerusakan serius di ruas jalan tersebut.

“Terdapat setidaknya tiga titik kerusakan berat di Jalan Nelayan. Setelah mesin pembangkit melintas, kondisi jalan langsung mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Kini, perbaikan yang tengah berlangsung diharapkan dapat segera memulihkan akses masyarakat sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab pihak terkait terhadap dampak aktivitas operasional di daerah tersebut.