Pekanbaru

Buku Jalan Hidup Anak Pujud Diperkaya Pandangan Tokoh, Saleh Djasit Dipuji Visioner

×

Buku Jalan Hidup Anak Pujud Diperkaya Pandangan Tokoh, Saleh Djasit Dipuji Visioner

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Peluncuran buku autobiografi Jalan Hidup Anak Pujud karya Saleh Djasit tak hanya mengungkap perjalanan hidup, tetapi juga menghadirkan beragam testimoni tokoh Riau yang menyoroti karakter kepemimpinannya. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Rabu (15/4/2026).

Berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga tokoh adat, memberikan pandangan yang menempatkan Saleh Djasit sebagai figur pemimpin berkarakter kuat dan berakar pada nilai-nilai Melayu.

Almarhum Chaidir dalam testimoninya menggambarkan Saleh Djasit sebagai sosok yang rendah hati. Menurutnya, sikap tersebut bukan sekadar citra, melainkan telah menyatu dalam kepribadian.

Baca Juga  Kapolda Riau Buka Puasa Bersama Ojol dan Mahasiswa, Siapkan Program Bengkel Gratis

“Kerendahan hati itu sudah terpatri dalam setiap tarikan napas beliau,” tulis Chaidir.

Pandangan lain disampaikan Muchtar Ahmad yang menekankan pentingnya peran kaum intelektual dalam pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, Riau digagas oleh kalangan intelektual yang dipelopori Raja Ali Haji.

Pesan tersebut, lanjutnya, juga pernah ia sampaikan kepada Saleh Djasit agar pembangunan daerah tetap melibatkan kontribusi pemikiran kaum intelektual.

Sementara itu, Ketua Umum MKA LAM Riau Marjohan Yusuf menilai Saleh Djasit sebagai figur penting dalam pembangunan di Bumi Lancang Kuning. Ia menyebut banyak pihak memandangnya sebagai peletak dasar pembangunan Riau.

Baca Juga  Rayhan Hannan Bersinar di Laga Penutup Musim Persija

Ia juga berharap Saleh Djasit senantiasa diberi kesehatan agar terus dapat berkontribusi bagi daerah.

Pendapat serupa disampaikan Saidul Amin yang melihat adanya panggilan moral dalam diri Saleh Djasit untuk memadukan nilai keislaman dengan kearifan lokal Melayu.

Menurutnya, gagasan tersebut tercermin dalam upaya membangun peradaban Melayu yang gemilang di Riau.

Rangkaian testimoni ini memperkaya isi buku Jalan Hidup Anak Pujud, menjadikannya tidak sekadar catatan perjalanan hidup, tetapi juga cermin pandangan berbagai tokoh terhadap sosok dan kepemimpinan Saleh Djasit.