INGATLAH.COM – Upaya pencarian penumpang Kapal Dumai Line yang dilaporkan terjun ke laut di perairan Kepulauan Meranti memasuki hari keempat.
Namun, hingga Senin (13/4/2026) korban yang diketahui bernama Nasri dan berusia 32 tahun itu masih belum membuahkan hasil.
Nasri yang merupakan warga Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kepulauan Meranti dilaporkan melompat dari kapal Dumai Line yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Buton Menuju Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau.
Informasi yang berhasil ingatlah.com himpun, pencarian kali ini difokuskan dengan menyisir tepian Pulau Tebingtinggi dan Pulau Rangsang.
Kepala Unit Basarnas Kepulauan Meranti, Prima Herrie, menyebutkan langkah ini diambil karena kondisi perairan yang relatif sempit.
“Kami fokuskan ke tepi pulau, karena dari sana masih bisa memantau benda yang mengambang di tengah laut,” ujarnya.
Selain tim SAR, pencarian juga melibatkan nelayan, masyarakat setempat, hingga keluarga korban yang turut turun menggunakan tiga kapal motor.
Basarnas menargetkan operasi pencarian berlangsung selama tujuh hari, dengan waktu pencarian setiap hari dari pagi hingga pukul 18.00 WIB.
Meski demikian, tim tetap siaga penuh jika ada laporan penemuan tanda-tanda korban.
Untuk mempercepat respons, tim SAR juga mendirikan pos siaga di Desa Repan, Kecamatan Rangsang.





